Berita
Mendag Tinjau Bapok di Pasar Flamboyan, Pontianak
AKTUALITAS.ID – Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan meninjau ketersediaan stok dan stabilitas harga barang kebutuhan pokok (bapok) di Pasar Flamboyan, Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu (2 Sep).
Mendag mengungkapkan bahwa harga bapok stabil dan cenderung turun. Terdapat kenaikan sedikit di harga beras, tetapi masyarakat tidak perlu khawatir beras langka karena stok beras masih ada 1,6 juta ton.
Kemendag terus berkoordinasi dengan lembaga terkait dan pemerintah daerah guna memastikan stabilitas harga dan stok bapok tetap terjaga di berbagai daerah.
Berdasarkan hasil pantauan hari ini, tercatat harga gula pasir Rp14.000/kg, MINYAKITA Rp14.000/liter, minyak goreng kemasan Rp18.000/liter, daging sapi Rp150.000/kg, telur ayam ras Rp32.000/kg, dan tepung terigu Rp12.000/kg. Terdapat beberapa komoditas yang harganya turun dibandingkan minggu lalu, yaitu cabai merah keriting Rp30.000/kg yang sebelumnya Rp30.000/kg dari Rp40.000/kg, bawang merah Rp22.000/kg dari Rp24.000/kg, dan bawang putih Rp30.000/kg dari Rp34.000/kg.
Sementara itu, untuk harga komoditas beras dibandingkan minggu lalu, yaitu beras medium terpantau stabil Rp9.900/kg dan beras premium naik Rp14.000/kg dari Rp13.500/kg.
Pada kesempatan tersebut, Mendag didampingi oleh Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Isy Karim dan Kepala Badan Kebijakan Perdagangan, Kasan. (Red)
-
POLITIK27/10/2026 06:00 WIBTiga Partai Non-Parlemen Cabut Uji Materi Ambang Batas DPR
-
NASIONAL27/10/2026 07:00 WIBYusril Sebut Definisi Korupsi Perlu Disesuaikan dengan Kondisi Saat Ini
-
JABODETABEK27/10/2026 07:30 WIBSuporter Bola 16 Tahun Tewas Dibacok di Sukaraja Bogor
-
JABODETABEK27/10/2026 06:30 WIBCatat! 5 Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini
-
DUNIA27/10/2026 08:00 WIBTrump Serang Norwegia karena Tak Dapat Nobel Perdamaian
-
POLITIK27/10/2026 17:00 WIBDoli Khawatir Seleksi KPU Pakai Aturan Kedaluwarsa
-
DUNIA27/10/2026 15:00 WIBKalahkan Flavio Bolsonaro, Lula da Silva Menang Pilpres Brasil 2026
-
NASIONAL27/10/2026 16:00 WIBSahroni: Jangan Semua Kerugian Negara Langsung Dianggap Korupsi

















