Connect with us

NASIONAL

Dalam 2 Tahun, Harta Utusan Khusus Presiden Ini Naik Rp100 Miliar

Aktualitas.id -

Ilustrasi LHKPN

AKTUALITAS.ID – Kenaikan harta kekayaan Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata, Zita Anjani, menjadi perhatian setelah nilai kekayaannya melonjak lebih dari Rp100 miliar dalam kurun dua tahun berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

Data LHKPN menunjukkan total harta Zita Anjani meningkat dari Rp9,16 miliar pada 2023 menjadi Rp109,32 miliar pada 2025. Kenaikan tersebut mencapai sekitar Rp100,16 miliar dalam waktu relatif singkat.

Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR), Hari Purwanto, menilai lonjakan kekayaan tersebut layak mendapatkan penjelasan terbuka kepada masyarakat mengingat Zita merupakan pejabat publik.

“Bedanya perintis dan pewaris, itu yang ditunjukkan oleh elit politik dan keturunan saat ini. Kalau para founding fathers mewarisi gagasan dan ide. Kalau saat ini yang diwarisi materi harta dan benda,” kata Hari kepada wartawan, Senin (22/6/2026).

Menurutnya, masyarakat berhak mengetahui sumber pertumbuhan kekayaan yang sangat besar tersebut. Transparansi dinilai menjadi bagian penting dari akuntabilitas pejabat publik.

Hari mengaku sulit memahami kenaikan aset dalam jumlah fantastis dalam periode yang relatif singkat.

“Apalagi kenaikan signifikan mencapai Rp100 miliar dalam dua tahun. Barangkali hasil dari uang lotre sehingga pendapatannya meningkat,” ujarnya.

Pengamat itu menegaskan keterbukaan informasi terkait asal usul kekayaan pejabat publik penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintahan.

Dirinya berpandangan setiap peningkatan kekayaan yang signifikan perlu dijelaskan secara rinci agar tidak menimbulkan spekulasi di ruang publik.

Sorotan terhadap Zita juga semakin kuat karena dirinya merupakan putri Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan yang saat ini masih memiliki pengaruh besar dalam percaturan politik nasional.

Meski demikian, hingga saat ini belum terdapat pernyataan resmi dari Zita Anjani terkait kritik dan pertanyaan yang muncul mengenai lonjakan harta kekayaannya tersebut. (Ari)

TRENDING