Connect with us

OLAHRAGA

Tren Koleksi Merchandise Piala Dunia 2026 Meningkat di Kalangan Penggemar

Aktualitas.id -

Koleksi Merchandise Piala Dunia 2026

AKTUALITAS.ID – Menjelang Piala Dunia 2026, minat terhadap merchandise sepak bola kembali mengalami peningkatan di kalangan penggemar olahraga di berbagai negara, termasuk Indonesia. Jersey tim nasional, syal, bola resmi, hingga kartu koleksi menjadi barang yang paling banyak diburu karena dianggap memiliki nilai emosional sekaligus simbol dukungan terhadap tim favorit.

Sejumlah penggemar sepak bola menyebut, mengoleksi merchandise bukan sekadar mengikuti tren musiman, melainkan bagian dari cara mereka mengabadikan momen turnamen terbesar di dunia tersebut.

“Setiap barang punya cerita sendiri, terutama kalau dibeli saat momen pertandingan penting,” ujar seorang kolektor sepak bola kepada wartawan, Senin (22/6/2026).

Menurut para kolektor, jersey menjadi item paling populer karena sering dikaitkan langsung dengan perjalanan sebuah tim di turnamen. Sementara itu, syal dan pin lebih banyak dikoleksi sebagai simbol identitas dukungan yang lebih personal.

Tren ini juga didorong oleh semakin mudahnya akses pembelian merchandise resmi melalui toko fisik maupun platform daring. Namun, di tengah meningkatnya permintaan, isu keaslian produk tetap menjadi perhatian utama para kolektor.

“Produk resmi biasanya lebih awet dan punya nilai koleksi yang lebih tinggi dibanding barang tiruan,” kata penggemar lainnya.

Ia menambahkan, banyak kolektor pemula yang mulai belajar membedakan produk asli dan palsu agar koleksi mereka memiliki nilai jangka panjang.

Selain aspek barang, komunitas kolektor juga memainkan peran penting dalam perkembangan tren ini. Melalui komunitas, para penggemar dapat bertukar informasi mengenai rilis terbaru, tempat pembelian terpercaya, hingga peluang tukar-menukar barang koleksi.

Piala Dunia 2026 yang akan digelar di tiga negara diperkirakan semakin meningkatkan antusiasme global terhadap merchandise. Bagi sebagian penggemar, setiap koleksi bukan hanya soal nilai materi, tetapi juga memori yang melekat dari perjalanan menonton pertandingan.

“Nilai terbesar dari koleksi itu bukan harga, tapi kenangan di baliknya,” ujar seorang kolektor lainnya.

TRENDING