Connect with us

OLAHRAGA

Siaran Piala Dunia 2026 di Korea Utara Tak Tampilkan Laga Tiga Negara Ini

Aktualitas.id -

AKTUALITAS.ID – Media pemerintah Korea Utara dilaporkan tidak menayangkan pertandingan yang melibatkan Korea Selatan, Amerika Serikat, dan Jepang dalam liputannya mengenai Piala Dunia 2026 yang sedang berlangsung.

Televisi Sentral Korea atau KCTV, sebagai stasiun televisi milik negara, hanya menayangkan rangkuman pertandingan fase grup berdurasi sekitar empat hingga enam menit pada akhir program berita malam sejak awal pekan ini. Namun, sejumlah pertandingan yang melibatkan tiga negara tersebut tidak dimasukkan dalam siaran.

Dalam tayangan tersebut, KCTV tetap menampilkan cuplikan pertandingan lain dari turnamen. Namun, beberapa gambar lapangan terlihat tetap memperlihatkan papan iklan dari perusahaan asal Korea Selatan dan Amerika Serikat seperti Hyundai Motor, Coca Cola, dan McDonald’s.

“Liputan pertandingan dipilih secara terbatas dan tidak seluruh laga ditampilkan dalam siaran,” demikian laporan yang beredar dari pengamatan siaran KCTV.

Meski demikian, sejumlah momen penting dalam pertandingan tetap muncul, meski tanpa menampilkan secara jelas identitas tim tertentu. Hal ini memunculkan dugaan adanya penyaringan gambar yang dilakukan secara selektif oleh media pemerintah Korea Utara.

Pada berbagai ajang olahraga internasional sebelumnya, Korea Utara juga dikenal kerap mengaburkan simbol yang berkaitan dengan Korea Selatan dan Amerika Serikat, termasuk bendera nasional maupun logo perusahaan dari kedua negara tersebut.

“Pola penyiaran seperti ini bukan hal baru dalam liputan olahraga di Korea Utara,” ujar seorang pengamat media Asia Timur.

Dalam siaran Piala Dunia 2026 kali ini, KCTV juga tidak tercatat sebagai pemegang hak siar resmi yang mendapat otorisasi dari FIFA. Kondisi tersebut memperkuat dugaan bahwa tayangan yang disiarkan tidak sepenuhnya mengikuti standar distribusi resmi penyelenggara turnamen.

Korea Utara disebut tidak memperoleh hak siar Piala Dunia 2026, setelah sebelumnya juga menjadi sorotan karena menayangkan Piala Dunia Wanita 2023 tanpa izin resmi.

Sejak akhir pekan, KCTV dilaporkan berhenti menayangkan cuplikan pertandingan Piala Dunia 2026 secara keseluruhan. Belum ada penjelasan resmi dari pemerintah Korea Utara terkait perubahan pola siaran tersebut.

TRENDING