Connect with us

DUNIA

Penembakan Sekolah Thailand Tewaskan Guru dan Korban Lain

Aktualitas.id -

Ilustrasi, foto: aktualitas.id - ai

AKTUALITAS.ID – Thailand kembali diguncang insiden penembakan. Kali ini, sebuah sekolah menengah di Distrik Bang Kruai, Provinsi Nonthaburi, menjadi lokasi kejadian yang menewaskan sedikitnya enam orang.

Pelaku dilaporkan merupakan seorang remaja. Informasi awal menyebutkan korban tewas termasuk pelaku, sementara sejumlah orang lainnya mengalami luka-luka.

Insiden terjadi pada Jumat (7/8/2026). Stasiun penyiaran lokal Thai PBS melaporkan sekitar 10-15 orang terluka dalam penembakan tersebut.

“Penembakan terjadi di sebuah sekolah menengah ternama di Distrik Bang Kruai, Provinsi Nonthaburi. Laporan awal menyebutkan 10-15 orang terluka,” demikian laporan Thai PBS.

Reuters juga melaporkan bahwa satu korban tewas merupakan seorang guru. Namun, belum ada kejelasan apakah guru dan pelaku termasuk dalam dua korban tewas yang disebutkan dalam laporan awal Thai PBS.

BACA JUGA  Dor, Seorang Warga Tewas Ditembak Brimob di Tambang Emas PETI

Informasi mengenai nasib pelaku juga masih menjadi perhatian. Reuters melaporkan pelaku diduga meninggal akibat bunuh diri, tetapi informasi tersebut belum dikonfirmasi secara resmi oleh otoritas Thailand.

Karena itu, sejumlah detail penting dalam kasus ini masih menunggu keterangan resmi, termasuk identitas pelaku, jumlah pasti korban, serta kronologi lengkap kejadian.

Motif penembakan juga belum diketahui. Aparat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap latar belakang dan penyebab insiden tersebut.

Kasus terbaru ini kembali menyoroti persoalan kepemilikan senjata api di Thailand.

Thailand termasuk negara dengan tingkat kepemilikan senjata api yang tinggi di Asia Tenggara. Diperkirakan terdapat sekitar 10 juta senjata api yang beredar di tengah masyarakat, atau kira-kira satu senjata untuk setiap tujuh penduduk.

BACA JUGA  Kini Tidak Mudah Lagi Beli Ganja di Thailand

Upaya pemerintah memperketat aturan kepemilikan senjata sebelumnya belum sepenuhnya mampu menghentikan terjadinya insiden penembakan.

Kasus serupa bahkan kembali terjadi dalam beberapa tahun terakhir.

Pada Februari, polisi Thailand dilaporkan menembak dan menangkap seorang remaja yang diduga menjadi pelaku penembakan di sebuah sekolah di wilayah selatan. Peristiwa tersebut menewaskan kepala sekolah dan melukai dua siswa.

Thailand juga masih dibayangi tragedi penembakan di sebuah taman kanak-kanak pada 2022.

Dalam tragedi tersebut, seorang mantan polisi menyerang sebuah taman kanak-kanak di wilayah utara Thailand. Puluhan orang tewas, termasuk anak-anak dan orang dewasa.

Kasus itu menjadi salah satu tragedi kekerasan paling mematikan dalam sejarah modern Thailand.

BACA JUGA  Thailand Melaju ke Final Piala AFF 2024, Siap Tantang Vietnam!

Kini, penembakan di sekolah Nonthaburi kembali membuka pertanyaan besar mengenai keamanan institusi pendidikan dan pengendalian senjata api di Thailand.

Dengan motif yang masih misterius dan sejumlah informasi yang belum terkonfirmasi, penyelidikan aparat menjadi kunci untuk mengungkap bagaimana penembakan tersebut bisa terjadi dan apa yang menjadi pemicunya. (Mun)

TRENDING