Berita
Hindari Conflict of Interest Dalam Penanganan Kasus Dugaan Korupsi di Kementan
AKTUALITAS.ID – Siaga 98 mendukung sikap KPK yang disampaikan melalui Jubirnya Ali Fikri bahwa pada prinsipnya, KPK nantinya tentu akan mempertimbangkan apakah melakukan supervisi atau tidak, dengan melihat di antaranya pertimbangan adanya potensi konflik kepentingan.
Sebab, Siaga 98 berpendapat,”KPK terlebih dahulu menangani Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi (TPK) di Kementan dan saat ini sudah menetapkan tersangkanya. Dan setelah dilakuķan penangkapan salah satu tersangkanya adalah Mantan Menteri Pertanian SYL lalu dilakukan penahanan,” kata Hasanuddin Koordinator Siaga 98 dalam keterangan persnya, Senin (16/10).
Bahwa apa yang sedang disidik oleh Polda Metro Jaya (PMJ) adalah bagian peristiwa dugaan yang sama, yakni dugaan TPK di Kementan.
“Jadi, dalam hal KPK melakukan supervisi, maka akan menimbulkan kerancuan yang berpotensi melemahkan KPK sendiri,” katanya.
Yang benar sambungnya adalah PMJ menyerahkan pengaduan tersebut beserta informasi/keterangan hasil penyelidikan kepada KPK untuk ditindaklanjuti dalam satu kesatuan perkara yang sama.
“Atau setidaknya Mabes Polri yang berkoordinasi dengan KPK untuk melakukan sinergitas penanganan perkara dan menghindari conflict of interest. Sebab Kapolda Metro Jaya pada tempus peristiwa tersebut adalah bagian dari KPK ketika masih menjadi Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK,” pungkasnya. (Red)
-
RIAU11/10/2026 11:30 WIBPergantian Kapolda Riau: Welcome and Farewell Parade Tandai Estafet Kepemimpinan
-
OASE11/10/2026 05:00 WIB1400 Tahun Lalu Al-Qur’an Sudah Jelaskan Dua Laut Bertemu Tapi Tak Bercampur
-
NUSANTARA10/10/2026 22:00 WIBJalan Nasional Jember-Banyuwangi Retak Panjang
-
NASIONAL11/10/2026 14:00 WIBBGN Tegaskan Lokasi Penemuan Jenazah Kendal Bukan Dapur SPPG
-
RIAU11/10/2026 09:30 WIBKabaharkam Polri dan TNI Perkuat Sinergi Gerakan Penanaman Sejuta Pohon di Siak Riau
-
JABODETABEK11/10/2026 05:30 WIBBMKG Prakirakan Jakarta Hujan Ringan Minggu 11 Oktober
-
JABODETABEK10/10/2026 23:00 WIBPemilik Panti Pijat Habisi Pria 56 Tahun di Jakbar
-
POLITIK11/10/2026 13:00 WIBPengamat: Pemakzulan Wapres Bisa Dilakukan Secara Individual