Berita
Banjir Bandang di Armenia: 232 Orang Dievakuasi, Satu Orang Tewas
AKTUALITAS.ID – Pada Minggu, 26 Mei 2024, banjir bandang melanda wilayah utara Armenia, menyebabkan kerusakan parah dan memaksa 232 orang untuk dievakuasi dari daerah berbahaya. Kementerian Dalam Negeri Armenia melaporkan bahwa banjir ini telah merusak sejumlah jalan dan jembatan, serta menewaskan sedikitnya satu orang.
Evakuasi dan Respon Cepat
Sebanyak 232 warga berhasil dievakuasi oleh tim penyelamat. Rincian evakuasi tersebut adalah: 28 orang dari kompleks hotel Tufenkian, 62 orang dari Kota Tashir, 22 orang dari Kota Alaverdi, 110 orang dari stasiun Sanahin, dua orang dari Kota Dilijan, tujuh orang dari Kota Ayrum, dan satu orang dari pemukiman Haghartsin.
Operasi penyelamatan ini melibatkan lebih dari 300 personel yang dikerahkan untuk mengevakuasi warga dan memberikan bantuan darurat.
“Kami telah mengerahkan semua sumber daya yang tersedia untuk memastikan keselamatan warga dan meminimalkan kerusakan lebih lanjut,” kata juru bicara Kementerian Dalam Negeri Armenia.
Perdana Menteri Armenia, Nikol Pashinyan, segera melakukan perjalanan ke daerah terdampak banjir untuk menilai situasi secara langsung. Sekretaris pers Perdana Menteri, Nazeli Baghdasaryan, menyatakan bahwa sebuah markas operasional telah didirikan untuk mengatasi dampak buruk dari bencana ini.
“Markas operasional ini akan dikepalai oleh Menteri Administrasi Wilayah dan Infrastruktur, Gnel Sanosyan,” kata Baghdasaryan. “Fasilitas ini akan menjadi pusat koordinasi utama untuk semua upaya bantuan dan pemulihan.”
Banjir bandang ini tidak hanya mengakibatkan korban jiwa dan evakuasi besar-besaran, tetapi juga merusak infrastruktur penting di wilayah tersebut. Jalan-jalan utama dan beberapa jembatan dilaporkan rusak berat, yang menghambat akses ke beberapa daerah.
Saat ini, tim penyelamat dan relawan bekerja tanpa henti untuk mengatasi dampak banjir dan memulihkan keadaan. Fokus utama mereka adalah memastikan keselamatan warga yang masih berada di daerah berisiko, serta memperbaiki infrastruktur yang rusak.
Pemerintah Armenia juga telah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti instruksi dari otoritas setempat. Mereka menekankan pentingnya kerjasama semua pihak dalam menghadapi bencana ini.
Dengan kondisi cuaca yang masih belum stabil, otoritas setempat terus memantau situasi dan siap untuk melakukan evakuasi lebih lanjut jika diperlukan. Bantuan kemanusiaan dan dukungan logistik juga sedang disalurkan untuk membantu warga yang terdampak. (YAN KUSUMA/RAFI)
-
FOTO27/08/2026 21:03 WIBFOTO: DPR Terima Audiensi AMPB di Tengah Aksi Tuntut RUU Perampasan Aset
-
NASIONAL27/08/2026 19:30 WIBMenteri LH Ancam Sanksi Pengusaha yang Cemari Danau
-
FOTO27/08/2026 22:30 WIBFOTO: PP GMH Serukan Damai dan Dialog
-
NASIONAL27/08/2026 10:00 WIBHabib Bantah Keras Tuduhan Blokir Rekening Botok Pati
-
EKBIS27/08/2026 20:28 WIBMentan Ungkap Kendala Penyerapan Telur dan Ayam untuk Program MBG
-
DUNIA27/08/2026 12:00 WIBHamas Ngamuk Usai Layang-layang Disebut Aktivitas Militan
-
NASIONAL27/08/2026 13:00 WIBDasco Teken Janji Mundur jika RUU Perampasan Aset Molor
-
DUNIA27/08/2026 18:00 WIBRatusan Warga India Hilang dalam Banjir Bandang Nepal

















