DUNIA
Iran Bantah Fasilitas Nuklir di Pickaxe
AKTUALITAS.ID – Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali memanas setelah Teheran membantah tuduhan Washington dan Israel yang menyebut negara itu menyembunyikan fasilitas pengayaan uranium di bawah kawasan Gunung Pickaxe (Kolang Kouh). Pemerintah Iran menyebut tuduhan tersebut tidak berdasar dan menilainya sebagai alasan untuk membenarkan tekanan maupun aksi militer.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, menegaskan bahwa tidak ada aktivitas nuklir di kawasan yang menjadi sorotan tersebut.
“Fokus obsesif Washington pada Kolang Kouh (Pickaxe), tempat yang tidak ada aktivitas nuklir, hanyalah dalih yang dibuat-buat untuk agresi, penghancuran, dan sabotase,” tulis Baghaei melalui akun X.
Baghaei juga menegaskan bahwa seluruh aktivitas nuklir Iran telah dilaporkan kepada Badan Energi Atom Internasional (IAEA) sesuai kewajiban pengamanan internasional. Ia menuding Amerika Serikat justru melanggar hukum internasional melalui ancaman dan serangan terhadap fasilitas nuklir Iran.
Selain itu, Baghaei mempertanyakan sikap Direktur Jenderal IAEA Rafael Grossi, yang menurutnya tidak memberikan respons atas ancaman terhadap fasilitas nuklir Iran. Ia juga menegaskan bahwa negaranya siap menghadapi kemungkinan eskalasi lebih lanjut.
Pernyataan tersebut muncul setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan ancaman terhadap kawasan Gunung Pickaxe. Trump mengatakan wilayah tersebut akan menjadi sasaran serangan apabila dinilai digunakan untuk menyembunyikan fasilitas pengayaan uranium.
“Kami akan menyerang kawasan Pickaxe Mountain dalam waktu dekat, dan dengan sangat keras. Mungkin dalam waktu yang sangat dekat, dan tidak ada yang bisa mereka lakukan untuk menghentikannya,” ujar Trump kepada wartawan di Gedung Putih.
Trump menambahkan bahwa dirinya tidak akan menyampaikan pernyataan tersebut apabila masih meyakini Iran memiliki kesempatan untuk mengubah situasi di lokasi yang dimaksud.
Tuduhan Amerika Serikat dan Israel muncul setelah beredar laporan bahwa Iran diduga memindahkan ribuan sentrifus ke kawasan pegunungan Pickaxe menyusul kerusakan sejumlah fasilitas nuklir akibat serangan pada konflik sebelumnya. Namun hingga kini, klaim mengenai keberadaan fasilitas pengayaan uranium di bawah Gunung Pickaxe masih diperdebatkan dan belum dikonfirmasi secara independen.
Perseteruan terbaru ini memperlihatkan bahwa ketegangan diplomatik dan militer antara Washington, Teheran, dan Tel Aviv masih terus berlangsung. Di tengah saling tuding dan ancaman terbuka, perhatian internasional kini tertuju pada langkah berikutnya dari ketiga pihak, mengingat setiap eskalasi berpotensi memperbesar risiko konflik di kawasan Timur Tengah. (Mun)
-
JABODETABEK26/10/2026 05:30 WIBBMKG Prediksi Hujan Melanda Sebagian Besar Jakarta
-
POLITIK26/10/2026 06:00 WIBPKS-PDIP Satu Frekuensi Soal Polemik Gibran
-
OASE26/10/2026 05:00 WIBKata Api Disebut Lebih dari 150 Kali dalam Al-Quran
-
NUSANTARA26/10/2026 07:30 WIBNgeri! Api Melalap Jalur Gajah dan Rusa di Way Kambas
-
JABODETABEK26/10/2026 06:30 WIBCatat! Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Jakarta Senin Ini
-
POLITIK26/10/2026 07:00 WIBGerindra Ingatkan Denny Indrayana soal Wacana Pemakzulan Gibran
-
DUNIA26/10/2026 08:00 WIBPrancis Laporkan Kematian Pertama Akibat Virus Shamonda pada Manusia
-
NASIONAL26/10/2026 09:00 WIBYLBHI Soroti Penangkapan dan Kekerasan Saat Gelombang Aksi Nasional

















