DUNIA
Pelayan Gereja Tewas dalam Serangan Israel di Gaza
AKTUALITAS.ID – Duka kembali menyelimuti Jalur Gaza setelah serangan Israel menghantam sebuah gedung apartemen di kawasan Al-Asala 1. Sedikitnya lima warga Palestina dilaporkan tewas, termasuk seorang ibu dan anak yang selama ini dikenal aktif melayani jemaat gereja serta membantu para pengungsi.
Serangan yang terjadi pada dini hari itu menghancurkan sebagian bangunan apartemen dan memicu kebakaran hebat. Warga sekitar yang tengah terlelap mendadak panik ketika ledakan keras mengguncang lingkungan mereka.
Di antara korban tewas adalah Maisa Abu Dawoud, yang dikenal sebagai Umm Michel, dan putrinya Mary Najjar, atau Umm Fouad. Keduanya merupakan warga Kristen Palestina yang dikenal luas karena keterlibatan mereka dalam membantu jemaat serta para pengungsi yang berlindung di Gereja Keluarga Kudus (Holy Family Church) di Gaza.
Komite Tinggi Kepresidenan untuk Urusan Gereja Palestina menyatakan bahwa keduanya telah mengabdikan banyak waktu untuk melayani masyarakat yang terdampak konflik.
Ketua Komite, Ramzi Khoury, menyebut kematian ibu dan anak tersebut sebagai kehilangan besar bagi komunitas gereja dan masyarakat Gaza.
Gelombang belasungkawa juga datang dari Gereja Ortodoks Yunani Saint Porphyrius di Gaza dan Patriark Latin Yerusalem. Komunitas Kristen setempat menggelar upacara pemakaman yang berlangsung penuh haru di Gereja Saint Porphyrius, Kota Tua Gaza.
Doa, nyanyian rohani, dan pembacaan ayat-ayat keagamaan mengiringi prosesi terakhir bagi kedua korban yang selama hidupnya dikenal aktif membantu sesama.
Kesedihan mendalam juga dirasakan keluarga korban. Putra Mary Najjar yang masih berusia 14 tahun, Fouad al-Najjar, mengungkapkan kehilangan yang menghancurkan keluarganya.
“Nenek dan ibu saya meninggal dunia. Semoga Tuhan mengasihi mereka,” ujarnya.
Bocah tersebut juga menyerukan diakhirinya perang yang telah merenggut begitu banyak nyawa warga sipil di Gaza.
Selain ibu dan anak tersebut, serangan juga menewaskan Yasmin al-Boubou, seorang akademisi dan dosen multimedia di University of Palestine Gaza, bersama ibunya, Halloum al-Boubou. Kematian Yasmin menambah daftar akademisi Palestina yang kehilangan nyawa selama konflik berkepanjangan di wilayah itu.
Sejumlah tokoh akademik dan aktivis hak asasi manusia menyampaikan duka cita atas wafatnya Yasmin yang dikenal sebagai sosok pendidik berpengaruh di lingkungan kampus.
Sementara itu, militer Israel menyatakan serangan dilakukan dalam upaya menargetkan Ali al-Amoudi, yang menurut sumber Hamas memimpin kantor politik Hamas di Gaza. Namun hingga kini belum dapat dipastikan apakah operasi yang dimaksud merupakan serangan yang sama yang menewaskan lima warga Palestina tersebut.
Pihak militer Israel menyatakan hasil operasi masih dalam proses peninjauan, sedangkan Hamas belum memberikan komentar resmi terkait klaim tersebut.
Seorang saksi mata, Ahmed al-Dahdouh, menggambarkan suasana mencekam saat ledakan terjadi pada tengah malam.
“Kami sedang tidur dan tiba-tiba mendengar serangan bertubi-tubi serta ledakan keras. Anak-anak terbangun dengan kaget lalu berlarian sambil berteriak,” katanya.
Menurutnya, warga yang keluar rumah mendapati bangunan tetangga telah hancur akibat serangan. Proses evakuasi pun berlangsung dalam suasana penuh kepanikan.
“Kami berlari keluar dan mendapati rumah tetangga kami telah terkena serangan. Ada jenazah korban yang hancur, wanita, pria, dan anak-anak. Kami mulai mengevakuasi mereka. Jasad-jasad itu berserakan di bawah reruntuhan,” ujarnya.
Serangan terbaru ini kembali menambah panjang daftar korban sipil di Gaza dan memperdalam krisis kemanusiaan yang terus memburuk akibat konflik yang belum menunjukkan tanda-tanda berakhir. Publik internasional pun kembali menyoroti dampak perang yang semakin besar terhadap warga sipil, termasuk komunitas keagamaan dan dunia pendidikan di wilayah tersebut. (Mun)
-
EKBIS05/10/2026 07:00 WIBMenhub Bongkar Rencana Aturan Tarif Transportasi
-
JABODETABEK05/10/2026 06:30 WIBCek 5 Titik SIM Keliling Jakarta Senin Ini Sebelum Kena Tilang
-
NUSANTARA05/10/2026 12:30 WIBBMKG: Gempa M5,9 Sumba Ternyata Dipicu Sesar Aktif
-
JABODETABEK05/10/2026 05:30 WIBBMKG: Senin Hujan Ringan di 2 Wilayah
-
EKBIS05/10/2026 09:30 WIBIHSG Dibuka Menguat ke 6.055 Pagi Ini
-
POLITIK05/10/2026 06:00 WIBPKB: Demokrasi Butuh Penyederhanaan Partai
-
DUNIA05/10/2026 12:00 WIBHouthi Klaim Hantam Fasilitas Minyak Riyadh
-
NUSANTARA04/10/2026 22:00 WIBKomplotan ATM Lintas Provinsi Akhirnya Tumbang di Tangan Polisi
















