Connect with us

EKBIS

Update Harga Pangan Terbaru: Cabai & Bawang Merah Turun, Daging Sapi Juga Lebih Murah

Aktualitas.id -

Ilustrasi, Dok: aktualitas.id

AKTUALITAS.ID – Harga sejumlah komoditas pangan nasional tercatat mengalami fluktuasi tipis berdasarkan pemantauan Badan Pangan Nasional (Bapanas) per Selasa, (27/5/2025) pukul 09.30 WIB.

Harga cabai rawit merah berada di angka Rp46.286 per kilogram, turun tipis dari sebelumnya Rp46.615/kg. Sementara itu, bawang merah juga mengalami penurunan ke Rp37.185/kg, dari harga sebelumnya Rp38.440/kg.

Bapanas mencatat beberapa pergerakan harga penting di tingkat pedagang eceran nasional, antara lain:

Beras premium naik tipis ke Rp15.673/kg, dari sebelumnya Rp15.641/kg.

Beras medium turun ke Rp13.724/kg, dibandingkan sebelumnya Rp13.868/kg.

Beras SPHP Bulog melemah ke Rp12.670/kg, dari Rp12.854/kg sebelumnya.

Komoditas lainnya yang juga tercatat turun, antara lain:

Jagung peternak: Rp6.104/kg (sebelumnya Rp6.277/kg)

BACA JUGA  Telur Sedikit Lebih Mahal, Tapi Banyak Bahan Pokok Lainnya Turun Harga

Kedelai biji kering impor: Rp10.733/kg (sebelumnya Rp10.843/kg)

Bawang putih bonggol: Rp41.010/kg (sebelumnya Rp41.593/kg)

Cabai merah keriting: Rp44.708/kg (sebelumnya Rp45.188/kg)

Namun, ada pula sejumlah komoditas yang mencatatkan kenaikan, seperti:

Cabai merah besar: naik ke Rp43.572/kg dari Rp42.591/kg

Daging ayam ras: naik ke Rp35.152/kg dari Rp34.896/kg

Telur ayam ras: sedikit naik ke Rp29.151/kg

Ikan kembung: naik ke Rp41.325/kg

Untuk harga minyak goreng:

Minyak goreng kemasan: turun ke Rp20.833/liter

Minyak goreng curah: turun ke Rp17.649/liter

Minyakita tetap stabil di Rp17.589/liter

Sementara itu, harga daging kerbau beku impor tercatat turun signifikan ke Rp102.337/kg dari sebelumnya Rp106.284/kg, sedangkan daging kerbau segar lokal kini di Rp137.250/kg, juga turun dari Rp139.634/kg.

BACA JUGA  Harga Pangan 18 Oktober 2025: Beras dan Minyak Goreng Turun, Ini Daftar Harga Terbaru

Fluktuasi ini menunjukkan dinamika pasar pangan nasional yang tetap terkendali namun patut dicermati, terutama menjelang musim tanam dan panen berikutnya. (Yan Kusuma/Mun)

TRENDING