EKBIS
IHSG Sesi I Menguat, Analis Perkirakan Bergerak di Kisaran 7.800–8.000
AKTUALITAS.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memulai perdagangan hari ini, Kamis (28/8/2025), dengan performa yang solid. Berdasarkan data RTI, IHSG menguat 0,41% ke level 7.968,88, melanjutkan tren positif di awal sesi perdagangan.
Pergerakan indeks diprediksi Pilarmas Investindo Sekuritas akan berada di kisaran support 7.800 hingga resistance 8.000. Menurut Pilarmas, pasar hari ini cenderung tenang, namun volatilitas berpotensi meningkat mulai Jumat, seiring dengan rilisnya data inflasi dari Amerika Serikat.
Kenaikan IHSG hari ini didukung oleh mayoritas saham sektoral yang menghijau. Sektor bahan baku menjadi primadona dengan kenaikan 0,93%, diikuti oleh sektor industri dan barang konsumsi nonprimer. Di sisi lain, hanya sektor infrastruktur yang terkoreksi tipis 0,14%.
Terdapat beberapa saham yang mengalami lonjakan harga signifikan, seperti PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) dan PT Asiaplast Industries Tbk (APLI), yang keduanya naik 25%. Sementara itu, PT Ciptadana Asset Management (XCIS) memimpin daftar top losers dengan penurunan 7,07%.
Dengan volume transaksi yang mencapai Rp 1,47 triliun dan didukung oleh 283 saham yang menguat, performa IHSG hari ini menunjukkan optimisme investor yang cukup tinggi, meski pasar tetap perlu mewaspadai data ekonomi global yang akan datang. (Firmansyah/Mun)
-
NUSANTARA15/08/2026 18:30 WIBGempa M 6,4 Simalungun Bikin Warga Medan Hingga Aceh Berhamburan Keluar Rumah
-
NASIONAL15/08/2026 19:00 WIBKemhan Beri Restu Logonya Dipasang di Kapal Haji Isam
-
NASIONAL15/08/2026 13:00 WIBAmnesty: Pidato Prabowo Disebut Minim Bahas HAM
-
NUSANTARA15/08/2026 11:30 WIBGempa M7 NTT Telan 5 Korban Jiwa
-
NASIONAL15/08/2026 17:00 WIBEddy Soeparno Desak MBG Dibersihkan dari Masalah
-
NASIONAL15/08/2026 16:00 WIBDasco Pastikan Perpres Ojol Hampir Final
-
DUNIA15/08/2026 12:00 WIBTrump Siap Deklarasikan Selat Hormuz Jadi Milik Amerika Serikat
-
RAGAM15/08/2026 14:00 WIB3 Hari Paling Menegangkan Sebelum Indonesia Merdeka

















