EKBIS
Cabai Rawit Merah Rp35.000/Kg, Telur Ayam Rp29.000/Kg
AKTUALITAS.ID – Berdasarkan data dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional harga pangan komoditas cabai rawit merah Rp35.000 per kilogram (kg), sedangkan telur ayam ras Rp29.000 per kg.
PIHPS yang dikelola Bank Indonesia, Jumat (9/1/2026), juga mencatat harga pangan di tingkat pedagang eceran secara nasional lainnya, yakni bawang merah Rp40.000 per kg, lalu bawang putih di harga Rp34.000 per kg.
Selain itu, beras kualitas bawah I di harga Rp14.000 per kg, beras kualitas bawah II Rp13.000 per kg.
Sedangkan, beras kualitas medium I Rp15.300 per kg, dan beras kualitas medium II di harga Rp14.300 per kg.
Lalu, beras kualitas super I di harga Rp16.000 per kg, dan beras kualitas super II Rp15.500 per kg.
Selanjutnya, PIHPS mencatat harga cabai merah besar mencapai Rp25.000 per kg, cabai merah keriting Rp45.850 per kg, dan cabai rawit hijau Rp35.000 per kg.
Kemudian, daging ayam ras di harga Rp35.000 per kg, daging sapi kualitas I Rp120.000 per kg, daging sapi kualitas II di harga Rp110.000 per kg.
Harga komoditas berikutnya yakni gula pasir kualitas premium tercatat Rp19.000 per kg, gula pasir lokal Rp16.000 per kg.
Sementara itu, minyak goreng curah di harga Rp19.000 per liter, minyak goreng kemasan bermerek I di harga Rp22.000 per liter, serta minyak goreng kemasan bermerek II di harga Rp19.500 per liter.
(Yan Kusuma/goeh)
-
JABODETABEK18/06/2026 19:30 WIBSetneg Buka Peluang Rekrut Kembali Eks Karyawan Hotel Sultan
-
NUSANTARA18/06/2026 08:30 WIBBMKG: 233 Zona Musim Resmi Masuk Kemarau
-
EKBIS18/06/2026 19:00 WIBIndonesia Raja Komoditas, Tapi Harga Masih Ditentukan Bursa Luar Negeri
-
Berita18/06/2026 07:00 WIBPigai Tegaskan Jangan Lawan Putusan Kasus Andrie Yunus
-
EKBIS18/06/2026 09:00 WIBPemerintah Pastikan Pertalite dan Solar Tak Naik
-
JABODETABEK18/06/2026 18:30 WIBNegara Ambil Alih Pengelolaan Hotel Sultan untuk Kepentingan Publik
-
NASIONAL18/06/2026 14:00 WIBEddy Soeparno Desak Anggaran EBT Ditambah
-
POLITIK18/06/2026 10:00 WIBPengamat Desak DPR Segera Revisi UU Pemilu