EKBIS
Rupiah Tersungkur ke Rp17.731 Pagi Ini
AKTUALITAS.ID – Rupiah kembali mendapat tekanan pada perdagangan Rabu pagi (16/9/2026). Mata uang Garuda dibuka di level Rp17.731 per dolar AS, melemah 37 poin atau 0,21 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.
Mengutip data Bloomberg, pergerakan rupiah masih berada di zona merah hingga pukul 09.20 WIB. Rupiah tercatat di level Rp17.720 per dolar AS, turun 23 poin atau 0,13 persen dari posisi penutupan sebelumnya di Rp17.697 per dolar AS.
Sementara berdasarkan data Yahoo Finance pada waktu yang sama, rupiah berada di level Rp17.682 per dolar AS.
Pergerakan rupiah tersebut terjadi ketika mayoritas mata uang Asia juga tertekan terhadap dolar AS.
Yuan China melemah 0,02 persen, dolar Singapura turun 0,06 persen, yen Jepang terkoreksi 0,15 persen, sedangkan won Korea Selatan mengalami pelemahan lebih besar sebesar 0,46 persen.
Dolar Hong Kong juga turun 0,12 persen terhadap dolar AS.
Namun, tidak seluruh mata uang Asia bergerak melemah. Peso Filipina tercatat menguat 0,11 persen, sedangkan ringgit Malaysia terapresiasi 0,25 persen terhadap dolar AS.
Tekanan juga terlihat pada mata uang utama negara-negara maju yang dipantau.
Euro Eropa melemah 0,07 persen, poundsterling Inggris turun 0,07 persen, dolar Australia terkoreksi 0,14 persen, dolar Kanada melemah 0,11 persen, sementara franc Swiss turun 0,09 persen.
Dengan pelemahan tersebut, pergerakan rupiah pada awal perdagangan Rabu berlangsung di tengah penguatan dolar AS terhadap sebagian besar mata uang global.
Posisi rupiah di kisaran Rp17.700-an per dolar AS menjadi perhatian dalam perdagangan hari ini, terutama setelah mata uang Garuda kembali bergerak melemah sejak pembukaan. (Firman/Mun)
-
NUSANTARA15/10/2026 07:30 WIBKabut Asap Makin Parah! Sekolah di Balikpapan Ditutup 3 Hari
-
Berita14/10/2026 21:00 WIBKementerian PKP dan Bappenas Sinkronkan Target Perumahan 2025–2029
-
EKBIS15/10/2026 10:30 WIBRupiah Makin Loyo, Dolar AS Dekati Rp18.000
-
EKBIS15/10/2026 09:30 WIBIHSG Dibuka Anjlok ke 5.917
-
NASIONAL15/10/2026 10:00 WIB“Bercerai Kawin Lagi!” Candaan Gubernur Kalteng Soal Karhutla Bikin DPR Murka
-
NASIONAL15/10/2026 07:00 WIBSahroni Minta MUI Tak Ikut Campur Konser Andrea Bocelli di Borobudur
-
NUSANTARA14/10/2026 22:00 WIBKapuas Perpanjang Status Karhutla Dua Pekan
-
NASIONAL15/10/2026 06:00 WIBKarhutla Makin Darurat, PKB Desak Status Bencana Nasional

















