Connect with us

JABODETABEK

Brimob Gagalkan Tawuran Pelajar di Ciputat Timur

Aktualitas.id -

Patroli Brimob, dok: aktualitas.id

AKTUALITAS.ID – Aksi tawuran maut berhasil digagalkan. Tim Brimob Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya menciduk lima pelajar yang hendak bentrok di Ciputat Timur, Tangerang Selatan (Tangsel), Minggu (23/8/2026) dini hari.

Mereka tidak main-main. Dari tangan para pelajar itu, polisi menyita senjata tajam mematikan: satu golok, dua celurit, plus dua sepeda motor dan empat telepon seluler.

Aksi pencegahan itu terjadi di Jalan WR Supratman, Rengas, Ciputat Timur. Saat menyisir kawasan rawan, personel Brimob mendapati sekelompok pemuda yang diduga kuat hendak tawuran.

“Lima pelajar kemudian dibawa petugas setelah ditemukan satu golok, dua celurit, dua sepeda motor, dan empat telepon seluler,” ujar Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Henik Maryanto, Minggu (23/8).

BACA JUGA  Baku Tembak Dengan KKSB, 1 Anggota Brimob Tewas

Tak hanya sajam, aksi gerombolan itu juga bikin warga resah. Satu gerobak milik warga rusak akibat ulah mereka.

“Peristiwa tersebut juga mengakibatkan satu gerobak milik warga mengalami kerusakan,” tambahnya.

Kombes Henik menegaskan, kehadiran Brimob di lapangan adalah langkah taktis untuk membaca potensi kerawanan dan bertindak cepat sebelum jatuh korban.

“Personel harus mampu membaca potensi kerawanan dan bertindak cepat ketika menemukan indikasi gangguan keamanan. Setiap temuan yang mengarah pada tindak pidana akan ditindaklanjuti sesuai prosedur bersama jajaran kewilayahan,” tegasnya.

Penangkapan ini merupakan bagian dari Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) rayonisasi yang menyasar kejahatan jalanan hingga tawuran antarkelompok. Sebelum di WR Supratman, personel Batalyon C Pelopor sudah menyisir sejumlah ruas jalan di Ciputat Timur dan Ciputat.

BACA JUGA  Polres Tangerang Kota Tangkap Lima Pelaku Pembacokan dalam Aksi Tawuran

“Setelah kondisi terkendali, lima pelajar beserta barang yang ditemukan di lokasi diserahkan kepada pihak berwenang untuk proses lebih lanjut,” jelasnya.

Polda Metro Jaya memberi warning keras. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto meminta orang tua tidak kecolongan mengawasi anak, terutama keluyuran malam hingga dini hari.

Ia mengingatkan, bawa celurit dan ikut tawuran bukan gaya-gayaan, taruhannya nyawa dan penjara.

“Kami mengajak orang tua, sekolah, dan masyarakat bersama-sama menjaga anak-anak kita agar tidak terlibat tawuran maupun kegiatan yang membahayakan. Jangan membawa senjata tajam dan jangan mudah terprovokasi ajakan untuk melakukan kekerasan. Apabila mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas, segera informasikan kepada kepolisian melalui layanan 110 agar dapat segera ditindaklanjuti,” pungkas Kombes Budi. (Kusuma/Mun)

BACA JUGA  Lima Pemuda Bersenjata Tajam Ditangkap

TRENDING