Connect with us

JABODETABEK

Bocah 9 Tahun Tewas Tenggelam di Lubang Maut 20 Meter

Aktualitas.id -

Ilustrasi, foto: aktualitas.id - ai

AKTUALITAS.ID – Niat mulia berujung duka mendalam. Reihan, bocah berusia sembilan tahun, ditemukan tak bernyawa setelah tenggelam di sebuah kubangan bekas galian pasir sedalam lebih dari 20 meter di Desa Jatake, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Sabtu (3/10/2026).

Insiden tragis ini bermula saat Reihan tengah asyik bermain bersama dua temannya di sekitar area maut tersebut pada Jumat (2/10/2026) siang. Petaka datang saat salah satu temannya tiba-tiba terpeleset di pinggir galian. Merespons kepanikan, Reihan dengan berani berusaha menarik dan menyelamatkan temannya. Nahas, pahlawan cilik itu justru kehilangan keseimbangan dan terjatuh, tertelan ke dasar galian yang gelap dan dalam.

Tim gabungan dari Basarnas dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang langsung dikerahkan untuk menyisir lokasi. Namun, medan yang ekstrem membuat proses evakuasi berjalan lambat dan sangat dramatis.

BACA JUGA  Gagal Tawuran, Polisi Amankan 11 Remaja di Tangerang Beserta 2 Golok

Petugas Basarnas, Rifan, mengungkapkan bahwa kedalaman air yang ekstrem menjadi tantangan terberat. Para penyelam harus berpacu dengan waktu dan kelelahan, melakukan rotasi secara bergantian untuk menyisir dasar kubangan.

“Korban ditemukan sekitar dua meter dari titik awal ia tenggelam. Kesulitannya jelas karena lokasi memiliki kedalaman lebih dari 20 meter. Sejak pagi kami melakukan penyelaman selama dua jam secara intensif dengan beberapa kali penyisiran dan pergantian penyelam,” ujar Rifan di lokasi kejadian.

Setelah 26 jam dinyatakan hilang, pencarian panjang itu akhirnya membuahkan hasil. Pada Sabtu sekitar pukul 14.00 WIB, jasad Reihan berhasil diangkat dari dasar galian. Jenazah korban kemudian langsung dievakuasi dan dilarikan ke RSUD Tangerang untuk menjalani pemeriksaan forensik.

BACA JUGA  Kejagung Masih Teliti Berkas Perkara Pagar Laut di Perairan Tangerang

Kini, area bekas galian pasir tersebut telah diamankan. Pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Pagedangan masih melakukan penyelidikan intensif guna mengusut tuntas unsur kelalaian di balik terbengkalainya area galian maut yang telah merenggut nyawa tersebut. (Irawan/Mun)

TRENDING