NASIONAL
Sebut Tak Laik Terbang, Lion Air Minta KNKT Klarifikasi
Jika tidak ditanggapi, Lion Air akan tempuh jalur hukum
AKTUALITAS.ID – Presiden Direktur Lion Air Group, Edward Sirait menegaskan pesawat Lion Air JT-610 yang jatuh di Perairan Karawang, Jawa Barat laik terbang.
Dia mempertanyakan soal pemberitaan yang menyebut Komite Nasional Keselamatan Transportasi mengatakan pesawat jenis Boeing 737 Max 8 itu tak laik terbang sejak penerbangan Denpasar-Jakarta.
“Yang pertama ada berita yang beredar mengatakan bahwa pesawat tersebut sudah tidak laik terbang saat di Denpasar. Pernyataan ini menurut kami tidak benar dan pesawat itu dari Denpasar dirilis dan dinyatakan laik terbang sesuai dengan dokumen dan apa yang sudah dilakukan oleh teknisi kami,” ucapnya di kantornya, Gambir, Jakart Pusat, Kamis (29/11/2018).
Untuk itu Lion Air meminta KNKT untuk melakukan klarifikasi terkait adanya statement Lion Air tak laik terbang pada saat insiden itu terjadi. Mereka juga akan menanyakan apa benar KNKT menyebut pesawat JT-610 tak laik terbang.
“Terkait pernyataan ini, kami minta klarifikasi KNKT apakah ini dikeluarkan oleh KNKT. Kami akan meminta klarifikasi ini secara tertulis besok,” katanya.
Lebih lanjut dia mengatakan, jika benar KNKT menyebut pesawat itu tidak laik terbang maka pihaknya akan menempuh jalur hukum.
“Apabila tidak ada tanggapan, kami akan lakukan seperti diamanatkan dan kami tempuh jalur hukum,” tutupnya.
-
NASIONAL05/08/2026 11:00 WIBWaspadai Potensi Kericuhan, Aksi 50 Ribu Buruh Ditunda
-
NUSANTARA05/08/2026 19:30 WIBPolisi Tangkap Bos Kayu Asal Pekanbaru, Sita Dua Truk Bermuatan 12 Kubik Ilog
-
OTOTEK05/08/2026 13:30 WIBWhatsApp Kena Gelombang Suspend, Begini Cara Selamatkan Akun
-
JABODETABEK05/08/2026 15:30 WIBPrajurit TNI Diduga Aniaya Eks Polisi Hingga Tewas
-
JABODETABEK05/08/2026 16:30 WIBBMKG Ungkap Alasan Jakarta Tiba-Tiba Diguyur Hujan
-
NUSANTARA05/08/2026 14:30 WIBEl Nino Mengganas, BMKG Tetapkan 7 Provinsi Status Awas
-
POLITIK05/08/2026 16:00 WIBPrabowo 2 Periode Bergema, Dasco Fokus Menangkan Gerindra
-
POLITIK05/08/2026 10:00 WIBPegiat Pemilu Minta MK Rombak Aturan Sengketa Pilpres