NASIONAL
Pemerintah Dukung WhatsApp Batasi Pesan Forward
WhatsApp membatasi jumlah forward hanya lima kali di seluruh dunia.
AKTUALITAS.ID – Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara berpandapat pembatasan kuota meneruskan pesan atau forward di platform tersebut sebagai langkah yang baik untuk mengurangi sebaran konten negatif.
“Saya apresiasi. Saya menghormati langkah WhatsApp,” kata Rudiantara usai bertemu perwakilan WhatsApp global di Kementerian Kominfo, Senin (21/1) petang. WhatsApp sebelumnya tidak membatasi jumlah pesan yang dapat diteruskan ke pengguna lain melalui aplikasi tersebut.
Setelah tragedi kekerasan yang bermula dari pesan berantai di India, anak perusahaan Facebook ini memberi label “forwarded” pada pesan yang diteruskan dan membatasi setiap pesan hanya dapat diteruskan sebanyak 20 kali. WhatsApp hari ini mengumumkan jumlah forward kembali diturunkan menjadi lima, berlaku untuk Indonesia dan global. Sebelumnya, hanya India yang dibatasi lima kali meneruskan pesan.
Pembatasan ini dibuat untuk mengurangi viralnya sebuah pesan negatif. Rudiantara menilai batasan lima kali forward ini jauh lebih baik dibandingkan dengan dulu yang tidak ada batasan sama sekali.
Keputusan tersebut diambil setelah Kominfo dan WhatsApp berdiskusi sekitar September lalu dan menguji coba pembatasan ini selama dua bulan belakangan.”Kami menyambut baik kolaborasi ini, menunjukkan WhatsApp datang bukan hanya untuk bisnis, tapi, membuat pasar yang kondusif,” kata Rudiantara.
Wakil Direktur Kebijakan Publik dan Komunikasi WhatsApp, Victoria Grand, ditemui usai bertemu Rudiantara, menyatakan secara global mereka menguji coba fitur ini sejak Agustus lalu.
Sejak fitur ini diperkenalkan, WhatsApp mencatat perubahan perilaku meneruskan pesan turun sebanyak 25 persen secara global. Grand menyatakan mereka akan memantau apa yang akan terjadi setelah mengurangi batasan meneruskan pesan menjadi hanya lima kali.
Pembatasan forward pesan menjadi lima kali segera berlaku setelah WhatsApp menggulirkan pembaruan baik untuk perangkat Android maupun iOS.
-
NASIONAL22/08/2026 16:00 WIBDPR: Malaysia & Singapura Jangan Asal Protes Karhutla
-
NASIONAL22/08/2026 17:00 WIBKPK Temukan Dokumen “Hitung-hitungan” Kursi Unsoed
-
NASIONAL22/08/2026 13:00 WIBKaltim Membara, Hotspot Tembus 9.861
-
RIAU22/08/2026 21:10 WIBMenteri LH Cek Karhutla Kampar, Kapolda Riau Paparkan Dashboard Green Policing
-
RIAU22/08/2026 21:45 WIBWarga Rangsang Keluhkan Listrik Sering Padam, PLN Diminta Berikan Solusi Permanen
-
DUNIA22/08/2026 15:00 WIBMuslimah Anti-Israel Menang Kursi DPR AS
-
RAGAM22/08/2026 14:00 WIBMisteri Pacar Merah Indonesia
-
NUSANTARA22/08/2026 20:00 WIBRelawan Tewas Saat Salurkan Bantuan Korban Gempa

















