NASIONAL
Prabowo Sentil Penggunaan Anggaran Stunting untuk Seremoni: “Lebih Besar dari Biaya Asupan Gizi”
AKTUALITAS.ID – Presiden Prabowo Subianto menyoroti penggunaan anggaran pengentasan stunting yang lebih banyak dialokasikan untuk kegiatan seremonial ketimbang asupan gizi langsung bagi masyarakat. Hal ini diungkapkan Prabowo saat membahas efektivitas anggaran pemerintah dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2024 di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Kamis (7/11/2024).
Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, yang menyampaikan kembali pernyataan Prabowo, mengatakan bahwa pemerintah harus mulai berbenah dalam memanfaatkan anggaran. “Beliau contohkan, masak untuk memberantas stunting, seremoni yang itu lebih besar daripada biaya makanan untuk warga yang membutuhkan?” kata Bima.
Prabowo mengimbau para kepala daerah untuk lebih hemat dan efisien dalam penggunaan anggaran. Ia meminta agar dana yang tersedia tidak dihabiskan hanya untuk acara-acara seremonial, melainkan digunakan untuk kebutuhan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Menurutnya, uang negara berasal dari rakyat, sehingga harus digunakan sebaik-baiknya demi kepentingan rakyat.
Dalam rapat yang sama, Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf Ateh juga menyoroti anggaran daerah yang sering kali mubazir. Menurut Ateh, banyak program yang tidak memiliki indikator pelaksanaan yang jelas, dengan ketidakefisienan anggaran yang diperkirakan mencapai lebih dari Rp141 triliun di seluruh Indonesia. (Enal Kaisar)
-
JABODETABEK16/09/2026 23:00 WIBTNI AU Bongkar Fakta Kematian Serda Ahmad
-
POLITIK16/09/2026 22:00 WIBBahlil dan PKS Bicara Koalisi hingga UU Pemilu
-
RAGAM17/09/2026 13:30 WIBCDC: 48 Negara Bagian Laporkan Lonjakan COVID
-
NASIONAL17/09/2026 09:00 WIBAndina Dorong Revitalisasi BTS di Kalteng
-
NASIONAL17/09/2026 17:00 WIBBakom RI: Prabowo Gagas Akademi Khusus Pejabat
-
POLITIK17/09/2026 06:00 WIBKetum Parpol Diam-Diam Sepakat PT 5%
-
NUSANTARA17/09/2026 08:30 WIBBandung Diguncang 26 Kali Gempa dalam 12 Jam
-
POLITIK17/09/2026 13:00 WIBPDIP: Syarat Parlemen 5% Biar Gampang Atur Kuasa

















