NASIONAL
DPR Siap Membahas Rencana Pembatasan Penggunaan Medsos bagi Anak
AKTUALITAS.ID – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengatakan bahwa pihaknya akan mengkaji rencana pembatasan penggunaan media sosial (medsos) bagi anak-anak.
Menurutnya, Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid sedang membahas rencana tersebut.
Dasco menyebutkan bahwa banyak anggota legislatif menerima aspirasi ide pembatasan medsos tersebut dan pernah dibicarakan. Karena itu, lanjutnya, DPR akan membahas persoalan tersebut secara lebih mendalam.
“Dan tentunya dari pihak pemerintah, kemudian dari legislatif, kita kaji dan kita bicarakan bersama,” kata Dasco di Kompleks MPR/DPR RI, Jakarta, Selasa (14/1/2025).
Dalam upaya pembahasan ini, DPR akan meninjau dampak baik dan buruk dari pembatasan medsos bagi anak-anak.
Mereka juga akan mengetahui manfaatnya bagi orang tua dan masyarakat bila penggunaan medsos dibatasi. Sebagai contoh, beberapa negara sudah membatasi penggunaan medsos berdasarkan usia.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menilai bahwa harus ada keberpihakan dari pemerintah untuk melindungi anak-anak bangsa dari dampak negatif penggunaan medsos.
Menurutnya, medsos berdampak negatif yang “sangat besar” bagi anak-anak, khususnya mereka yang di bawah umur.
Dave mengaku belum bisa berspekulasi terkait potensi perancangan undang-undang untuk pembatasan penggunaan medsos tersebut. Menurutnya, Komisi I DPR RI akan mengkaji lebih lanjut perihal ini.
“Jangan sampai anak-anak bangsa kita tumbuh dengan pemikiran atau konten yang mereka terima, yang tidak layak untuk seumur mereka, dan berpotensi merusak jiwa serta pikiran mereka.
Ini bisa berdampak pada akhlak dan moral mereka,” kata Dave.
Saat ini, Presiden Prabowo dan Menkomdigi Meutya Hafid dikabarkan sedang membahas strategi pemerintah untuk melindungi anak-anak di ruang-ruang digital.
Menteri Meutya Hafid mengungkapkan bahwa pemerintah mungkin akan menyusun draf peraturan pemerintah terlebih dahulu sebelum mengeluarkan regulasi yang lebih kuat untuk melindungi anak-anak di ruang digital. (Enal Kaisar)
-
FOTO13/05/2026 17:55 WIBFOTO: Presiden Prabowo Saksikan Penyerahan Hasil Uang Rampasan Rp10,2 Triliun ke Negara
-
POLITIK13/05/2026 14:00 WIBDPR Buka Opsi Partai Melebur Demi Lolos Parlemen
-
NASIONAL13/05/2026 15:45 WIBKPU RI Gandeng KPP DEM untuk Tingkatkan Literasi Kepemiluan dan Demokrasi
-
NUSANTARA13/05/2026 14:30 WIBKiai Jepara Diduga Perkosa Santri Berkali-kali Usai Ritual Ijab Kabul Sepihak
-
JABODETABEK13/05/2026 15:30 WIBSatpol PP DKI Siap Sapu Pedagang Hewan Kurban di Trotoar
-
DUNIA13/05/2026 15:00 WIBIran Siap Rakit Bom Atom Jika Trump Nekat Menyerang
-
JABODETABEK14/05/2026 08:00 WIBKobaran Api Subuh Hari Tewaskan 4 Orang di Sunter Agung
-
RAGAM13/05/2026 16:30 WIBKurangi Risiko Kanker Mulut, Berikut Kebiasaan yang Harus Dihilangkan

















