NASIONAL
Operasi Besar Polri: 16 WNA Sindikat Narkoba Diamankan, Turis Jadi Kedok
AKTUALITAS.ID – Mabes Polri berhasil membongkar sindikat narkotika jaringan internasional dengan menangkap 16 Warga Negara Asing (WNA) dalam operasi yang digelar selama Januari-Februari 2025. Penangkapan ini mengungkap keterlibatan jaringan Fredy Pratama dalam peredaran narkoba di Indonesia.
Kabareskrim Polri, Komjen Wahyu Widada, mengungkapkan bahwa para WNA yang ditangkap berasal dari berbagai negara, termasuk Amerika Serikat, Jerman, Turki, Australia, Lithuania, Inggris, India, dan Malaysia. Mereka ditangkap karena terlibat dalam peredaran narkotika di Indonesia, dan beberapa di antaranya memiliki keterkaitan dengan sindikat yang beroperasi di dalam negeri.
“Dari berbagai kasus yang telah diungkap tersebut, terdapat 16 orang WNA yang kita lakukan penangkapan,” ujar Komjen Wahyu Widada dalam konferensi pers.
Lebih lanjut, Wahyu menyebutkan bahwa empat dari WNA yang ditangkap merupakan bagian dari jaringan narkoba internasional Fredy Pratama. “Jadi jaringan yang sudah kita ungkap selama dua bulan ini, yang termasuk dalam jaringan Fredy Pratama ada 7 orang tersangka. 4 orang WNA dan 3 orang WNI,” jelasnya.
Para WNA tersebut menggunakan modus operandi dengan berpura-pura sebagai wisatawan untuk mengelabui petugas di bandara. Penangkapan dilakukan di beberapa kota besar, termasuk Bali dan Jakarta.
“Memang ada yang nyambi jadi turis, tapi ada juga yang memang datang ke sini untuk menjadi bagian dari sindikat. Nah ini yang harus kita berantas,” imbuhnya.
Polri akan meningkatkan koordinasi dengan Kementerian Imigrasi, Pemasyarakatan, dan Bea Cukai untuk memperketat pengawasan di pintu masuk Indonesia. “Antisipasi kita, tentu kita kerja sama dengan teman-teman dengan imigrasi, dengan lapas, enggak akan bisa kita selesaikan sendiri. Tidak penting siapa yang hebat, yang penting adalah Indonesia bebas narkoba,” pungkasnya. (Mun/Ari Wibowo)
-
POLITIK06/07/2026 07:00 WIBBocor! Isu ‘Lantai Empat’ DPR Diduga Atur Serangan ke PDIP
-
NASIONAL06/07/2026 17:15 WIBAHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK
-
EKBIS05/07/2026 22:00 WIBBulog Pastikan Serap Hasil Panen Petani Papua Selatan untuk Swasembada Pangan
-
POLITIK06/07/2026 10:00 WIBPDIP Sebut PSI Tak Perlu Ditakuti Meski Jokowi Ikut Safari
-
POLITIK06/07/2026 13:00 WIBBRIN Khawatir Persiapan Pemilu 2029 Terganggu Jika RUU Molor
-
POLITIK06/07/2026 09:00 WIBPPP: Jangan Kunci Demokrasi dengan PT 7 Persen
-
JABODETABEK06/07/2026 05:30 WIBBMKG:Tiga Wilayah Jakarta Berpotensi Diguyur Hujan Ringan
-
POLITIK06/07/2026 11:00 WIBPKS: Politik Mahal dan Ruang Gelap Jadi Pemicu Korupsi