NASIONAL
Judi Jadi Cuan Negara? DPR Lirik Legalisasi Kasino untuk Tambah Pundi-pundi APBN
AKTUALITAS.ID – Sejumlah anggota DPR RI di Komisi XI mengusulkan agar pemerintah membuka layanan kasino sebagai objek baru untuk meningkatkan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP).
Usulan tersebut disampaikan oleh Galih Kartasasmita, Anggota Komisi XI dari Fraksi Golkar, yang mencatat bahwa negara-negara seperti Uni Emirat Arab (UEA) dan Thailand telah memanfaatkan industri kasino untuk mendongkrak ekonomi mereka.
Galih berpendapat bahwa UEA, yang semula bergantung pada sektor sumber daya alam, kini mulai memanfaatkan sektor jasa, terutama pariwisata, untuk menambah pendapatan negara. Hal ini dianggap relevan bagi Indonesia, yang juga bergantung pada sektor SDA yang fluktuatif. Dengan membuka kasino legal, Indonesia dapat menciptakan sumber pendapatan baru yang lebih stabil.
Thailand, yang sedang mempertimbangkan kebijakan serupa, berencana membuka kompleks kasino bergaya Singapura. Pemerintah Thailand juga tengah mengatur regulasi yang membatasi akses pemain lokal, dengan tujuan untuk menarik wisatawan internasional.
Dengan kebijakan ini, Thailand berharap dapat bersaing dengan negara-negara tetangga dalam industri pariwisata perjudian.
Usulan ini memicu perdebatan mengenai dampak sosial dan ekonomi dari perjudian, tetapi menjadi topik hangat yang menarik perhatian banyak pihak terkait potensi pendapatan baru bagi negara. (Ari Wibowo/Mun)
-
FOTO14/08/2026 21:45 WIB
FOTO: Presiden Prabowo Sampaikan Capaian Ekonomi saat Pidato Sidang Tahunan MPR
-
NUSANTARA14/08/2026 19:00 WIBPrabowo Target Pendapatan Negara 2027 Tembus Rp3.426 Triliun
-
NUSANTARA14/08/2026 22:00 WIB622 Hektare Lahan Kalteng Terbakar
-
NUSANTARA15/08/2026 07:30 WIBBNPB: Gempa M 7 Renggut 2 Nyawa di NTT
-
NUSANTARA14/08/2026 20:00 WIBTahanan Kabur, Kapolsek Pangkep Langsung Diganti
-
NUSANTARA15/08/2026 10:30 WIBGempa M7 Rusak Rumah hingga Hotel di NTT
-
NASIONAL15/08/2026 13:00 WIBAmnesty: Pidato Prabowo Disebut Minim Bahas HAM
-
POLITIK15/08/2026 07:00 WIBDasco Tegaskan Seluruh Fraksi Diajak Bahas RUU Pemilu Pekan Depan

















