NASIONAL
Pimpinan DPR Minta RI Bergerak Cepat Usai WNI Ditahan Israel
AKTUALITAS.ID – Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali menyeret warga negara Indonesia ke dalam situasi genting. Sejumlah relawan kemanusiaan yang tergabung dalam misi Global Sumud Flotilla dilaporkan ditangkap oleh militer Israel saat mencoba menembus jalur bantuan menuju Gaza.
Di tengah situasi itu, Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa mendesak pemerintah Indonesia bergerak cepat memastikan keselamatan seluruh warga negara Indonesia (WNI) yang ikut dalam misi tersebut, sekaligus menuntut langkah diplomatik tegas untuk pemulangan mereka.
Saan Mustopa menegaskan pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri harus segera memastikan kondisi para WNI yang ditangkap dalam keadaan aman dan mendapatkan perlindungan hukum yang layak.
“Pemerintah harus berusaha membantu menyelesaikan terkait penangkapan WNI kita di Israel itu,” kata Saan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (19/5/2026).
Ia menekankan, prioritas utama saat ini adalah memastikan keselamatan para WNI agar keluarga di Tanah Air tidak terus diliputi kecemasan.
“Tentu yang paling penting memastikan mereka dalam keadaan selamat dan aman,” ujarnya.
Saan juga menyoroti bahwa situasi di lapangan masih sangat dinamis dan berisiko tinggi, terutama bagi WNI lain yang masih berada di kapal misi kemanusiaan.
Dari total sembilan WNI yang tergabung dalam misi Global Peace Convoy Indonesia, lima orang telah ditangkap militer Israel. Sementara empat lainnya masih berada di kapal yang berlayar di sekitar perairan Siprus dan berada dalam kondisi rawan.
Kementerian Luar Negeri RI sebelumnya telah mengutuk tindakan Israel yang mencegat kapal-kapal bantuan tersebut. Pemerintah Indonesia juga mendesak agar seluruh relawan yang ditahan segera dibebaskan.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Yvonne Mewengkang, menegaskan Israel wajib menjamin kelancaran bantuan kemanusiaan sesuai hukum humaniter internasional.
“Kementerian Luar Negeri mendesak pemerintah Israel untuk segera melepaskan seluruh kapal dan awak misi kemanusiaan internasional,” ujarnya.
Kemlu juga menyebut situasi masih sangat fluktuatif, dengan potensi penangkapan lanjutan terhadap WNI yang masih berada di laut.
DPR RI kini mendorong pemerintah untuk meningkatkan langkah diplomatik dan perlindungan maksimal demi memastikan seluruh WNI dapat segera dipulangkan dengan selamat ke Indonesia. (Bowo/Mun)
-
NASIONAL07/10/2026 09:00 WIBSarifah Desak Batas Tegas Pengawasan Siber Negara
-
FOTO07/10/2026 18:38 WIBFOTO: Presiden Prabowo Beri Taklimat kepada 800 Perwira Tinggi TNI-Polri se-Indonesia
-
NUSANTARA07/10/2026 08:30 WIBGempa M5,2 Guncang Lombok Dini Har
-
RIAU07/10/2026 17:30 WIBTanam Matoa, Polsek Bengkalis Ingatkan Bahaya Membakar Hutan
-
RIAU07/10/2026 16:30 WIBCerita Warga Pekanbaru di Tengah Kepungan Kabut Asap
-
NASIONAL07/10/2026 16:00 WIBDPR Ingatkan Operator Seluler Lindungi Hak Pelanggan soal Sisa Kuota
-
NASIONAL07/10/2026 17:00 WIBDKPP Buka Aduan Publik untuk 76 Calon TPD
-
EKBIS07/10/2026 10:00 WIBMenkop Gaspol Koperasi Merah Putih di Danau Toba
















