NASIONAL
Skandal “Amplop Gelap”, KPK Siap Seret Menhut Raja Juli Antoni ke Ruang Pemeriksaan
AKTUALITAS.ID – Gurita kasus korupsi di Indonesia kembali bergulir liar dan kini mulai menyengat lingkar dalam kabinet pemerintahan. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara mengejutkan menegaskan tidak akan tinggal diam dan membuka peluang lebar-lebar untuk memanggil serta memeriksa Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni terkait skandal “amplop gelap” dari Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Suhardiman Amby, yang kini sudah resmi memakai rompi oranye tersangka.
Meskipun Menhut Raja Juli buru-buru memasang barikade pembelaan dengan mengklaim telah mengembalikan amplop tersebut jauh sebelum operasi tangkap tangan (OTT) pecah, lembaga antirasuah ini menegaskan mereka tidak bisa disuapi klaim sepihak begitu saja!
Plt Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein, menegaskan bahwa kesaksian dari sang Bupati yang berniat menyuap baru merupakan keterangan sepihak. Demi membongkar kebenaran, penyidik KPK dipastikan bakal menguliti proses penyerahan hingga motif asli di balik uang haram tersebut.
“Sementara keterangan dari Bupati baru satu pihak nih. Ada pihak lain yang tadi mungkin menyampaikan. Apakah nanti itu akan dipanggil atau tidak, itu kan kebutuhan dari penyidik. Kita akan lakukan permintaan klarifikasi!” tegas Taufik dengan nada menantang kepada wartawan, Sabtu (4/7/2026).
KPK kini sedang membidik asal-usul uang di dalam amplop misterius tersebut yang diduga kuat bersumber dari penyimpangan sisa hasil usaha KUD di Kuansing. Posisi uang ini dianggap sebagai barang bukti krusial yang bisa menyeret pihak-pihak lain ke dalam pusaran hukum.
Sebelumnya, Raja Juli Antoni tampak ketakutan namanya ikut terseret pasca-OTT Suhardiman Amby. Ia langsung membuat pengakuan tertulis bahwa dirinya baru menyadari ada amplop selundupan yang ditinggalkan sang Bupati di meja kerjanya usai audiensi resmi pada 2 Juni lalu.
Yang menarik dan terkesan janggal, Raja Juli mengaku harus melobi petinggi kepolisian daerah demi mengembalikan amplop maut tersebut.
“Saya secara pribadi menelepon Bapak Kapolda Riau untuk membantu memfasilitasi ajudan saya bertemu dengan Bupati Kuantan Singingi,” dalih Raja Juli mencoba meyakinkan publik bahwa dirinya bersih. Ia juga sesumbar mengaku siap dan kooperatif jika dipanggil KPK. (Firman/Mun)
-
FOTO07/10/2026 18:38 WIBFOTO: Presiden Prabowo Beri Taklimat kepada 800 Perwira Tinggi TNI-Polri se-Indonesia
-
POLITIK08/10/2026 09:00 WIBKPU Angkat Bicara soal Syarat Pendidikan Gibran
-
RIAU07/10/2026 17:30 WIBTanam Matoa, Polsek Bengkalis Ingatkan Bahaya Membakar Hutan
-
POLITIK08/10/2026 09:15 WIBWawan Leak Desak Wapres Gibran Ditangkap dan Diadili
-
PAPUA TENGAH08/10/2026 06:00 WIBLolos Diskualifikasi Tapi Cacat Bukti, KPU Siapkan Aturan Baru
-
NASIONAL07/10/2026 16:00 WIBDPR Ingatkan Operator Seluler Lindungi Hak Pelanggan soal Sisa Kuota
-
RIAU07/10/2026 16:30 WIBCerita Warga Pekanbaru di Tengah Kepungan Kabut Asap
-
POLITIK07/10/2026 19:00 WIBAlmas: Ijazah Gibran Bisa Jadi Bom Waktu
















