NASIONAL
DPR Desak Kemenhub Benahi Taxiway Halim Sekarang
AKTUALITAS.ID – Infrastruktur sisi udara Bandara Halim Perdanakusuma kembali menjadi sorotan di Senayan. Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, Sudjatmiko, mendesak Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) agar segera memprioritaskan penataan taxiway Bandara Halim dalam perencanaan anggaran guna meningkatkan efisiensi operasional penerbangan.
Desakan tersebut disampaikan Sudjatmiko saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi V DPR RI bersama jajaran Eselon I Ditjen Perhubungan Udara di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (16/7/2026).
Menurutnya, keberadaan crossing taxiway menuju landasan pacu (runway) masih menjadi salah satu faktor yang menyebabkan proses take-off dan landing pesawat berlangsung kurang efisien. Akibatnya, pesawat harus menunggu lebih lama sebelum dapat mengudara maupun mendarat.
“Persoalan ini perlu segera mendapat perhatian. Penataan taxiway bukan hanya untuk memperlancar arus pesawat, tetapi juga meningkatkan efisiensi operasional dan menekan biaya penerbangan,” tegas Sudjatmiko.
Ia menilai, setiap menit keterlambatan di area taxiway berpotensi meningkatkan konsumsi avtur yang pada akhirnya membebani biaya operasional maskapai. Karena itu, pembenahan infrastruktur dinilai tidak hanya berdampak pada kelancaran lalu lintas udara, tetapi juga berkontribusi terhadap efisiensi industri penerbangan secara keseluruhan.
Sudjatmiko menegaskan bahwa tingginya mobilitas masyarakat menuntut pemerintah menghadirkan sistem transportasi udara yang semakin cepat, aman, dan tepat waktu. Menurutnya, pembenahan infrastruktur harus menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas layanan penerbangan nasional.
Dalam rapat tersebut, ia meminta Ditjen Perhubungan Udara segera menyiapkan langkah konkret melalui penyusunan kajian teknis, desain pembangunan, hingga pengalokasian anggaran agar proyek penataan taxiway dapat segera direalisasikan.
Pembahasan di Komisi V DPR juga mengemukakan bahwa usulan penataan maupun penambahan taxiway di Bandara Halim diharapkan dapat masuk dalam perencanaan anggaran tahun 2027. Namun hingga kini, rincian teknis, kebutuhan anggaran, serta skema pembiayaan masih dalam tahap penyusunan oleh pemerintah.
Berdasarkan paparan dalam rapat, pembenahan infrastruktur tersebut diperkirakan mampu memangkas waktu tunggu operasional pesawat sekitar 20 hingga 30 menit. Jika terealisasi, proses pergerakan pesawat menuju maupun keluar dari landasan pacu diperkirakan menjadi lebih efisien dan konsumsi avtur dapat ditekan.
Sudjatmiko juga menekankan pentingnya koordinasi antara Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, operator bandara, TNI Angkatan Udara, serta kementerian terkait. Mengingat Bandara Halim memiliki fungsi sipil sekaligus militer, sinergi lintas lembaga dinilai menjadi kunci agar proses perencanaan hingga pelaksanaan pembangunan dapat berjalan tanpa hambatan.
Ia berharap hasil RDP tidak berhenti sebatas pembahasan, tetapi segera ditindaklanjuti melalui penyusunan studi kelayakan, dokumen perencanaan, serta penganggaran yang matang.
“Harapannya, penataan taxiway Bandara Halim mampu meningkatkan efisiensi operasional penerbangan, memperkuat aspek keselamatan, sekaligus menghadirkan pelayanan transportasi udara yang lebih baik bagi masyarakat,” ujarnya. (Bowo/Mun)
-
RIAU17/07/2026 13:30 WIB15 Ribu Hektare Lahan di Riau Hangus Dilalap Api
-
RIAU17/07/2026 15:05 WIBPolisi Bongkar Tambang Emas Ilegal di Pelalawan, Lima Pelaku Diamankan
-
EKBIS17/07/2026 14:00 WIBMenteri PKP: Hingga Pertengahan Juli 2026 Capaian Saluran Rumah Subsidi Sudah Lebih dari 102.900 Unit
-
DUNIA17/07/2026 12:00 WIBIran Hujani Pangkalan AS dengan Rudal Kheibar
-
JABODETABEK17/07/2026 12:30 WIBAyah dan 2 Paman Diduga Perkosa Anak 9 Tahun di Bekasi
-
POLITIK17/07/2026 13:00 WIBTitiek Bongkar Kejanggalan Tanda Tangan Basah Menhut Raja Juli di Tanah Suci
-
OLAHRAGA17/07/2026 18:00 WIBTimnas Skateboard Indonesia Bidik Tiga Medali di Asian Games 2026
-
NASIONAL17/07/2026 19:00 WIBDPR Minta BGN Selesaikan Masalah SPPG, Baru Libatkan Kantin Sekolah