Connect with us

NASIONAL

Gus Ipul Bantah Isu Aliran Dana di Muktamar NU

Aktualitas.id -

Sekjen PBNU, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul (ist)

AKTUALITAS.ID – Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf alias Gus Ipul bereaksi keras atas tudingan adanya aliran dana siluman sebesar Rp480 miliar yang disebut-sebut mewarnai Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang, Jawa Timur. Tudingan yang digulirkan oleh Khalilur R. Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilur itu langsung dibantah mentah-mentah dan dilabeli sebagai fitnah.

Menjabat sebagai Ketua Panitia Pelaksana Muktamar Ke-35 NU, Gus Ipul menegaskan bahwa isu tersebut merupakan opini menyesatkan yang sengaja dikembangkan pasca-muktamar tanpa landasan bukti yang jelas.

“Ya banyak itu mengembangkan ada risywah (suap), ada intervensi, ada hal-hal yang enggak dilakukan tapi dikabarkan. Itu sesungguhnya fitnah,” tegas Gus Ipul di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (23/9).

Gus Ipul menantang pihak-pihak yang melempar isu pusaran uang bernilai fantastis tersebut untuk membawa bukti nyata. Menurutnya, melempar tudingan tanpa pembuktian adalah manuver berbahaya yang membodohi masyarakat.

Tidak sekadar membantah, PBNU kini tengah menyiapkan serangan balik melalui jalur hukum. Gus Ipul mengungkap ada sedikitnya tiga pihak yang sedang dibidik untuk segera dijatuhi somasi karena dianggap menyebarkan informasi tanpa dasar.

Terkait apakah nama Gus Lilur masuk dalam daftar target somasi tersebut, Gus Ipul memilih menahan diri. “Ya nanti besoklah ya, tunggu. Masih di dalam proses pembicaraan dengan penasihat hukum,” ucapnya.

Langkah tegas ini diambil sebagai bentuk tabayun dan klarifikasi publik agar tidak ada kesalahpahaman. Gus Ipul mengklaim bahwa seluruh rangkaian Muktamar NU telah berjalan dengan bersih, terbuka, dan menjunjung tinggi nilai demokrasi. Ia meminta agar hajatan besar warga nahdliyin tersebut tidak dikotori oleh manuver opini murahan.

“Muktamar berjalan dengan baik, demokratis, terbuka. Yang menang bermartabat, yang kalah terhormat,” pungkas Gus Ipul. (Bowo/Mun)

TRENDING

Exit mobile version