NUSANTARA
Polres Ngawi Bongkar Sindikat Perdagangan Bayi, 4 Pelaku Ditangkap di Jawa Timur
AKTUALITAS.ID – Polisi dari Satuan Reskrim Polres Ngawi berhasil menangkap empat tersangka sindikat perdagangan bayi yang beroperasi di sejumlah daerah di Jawa Timur. Dalam pengungkapan kasus ini, polisi menemukan setidaknya 10 bayi menjadi korban jaringan kejahatan tersebut, yang juga diduga menjangkau wilayah Jakarta.
Kapolres Ngawi AKBP Charles Pandapotan Tampubolon mengungkapkan para pelaku saat ini sudah ditahan dan sedang menjalani proses hukum lebih lanjut. Empat tersangka yang diamankan yakni ZM (34) asal Pasuruan, SA (35) warga Balong Ponorogo yang diduga sebagai otak sindikat, R (32) warga Pasuruan, dan SEB (22) warga Bringin Ngawi.
Kasus ini terungkap berawal dari kecurigaan perangkat desa di Kecamatan Bringin terhadap upaya adopsi bayi oleh ZM dan R yang mencurigakan karena dokumen surat keterangan lahir telah disiapkan secara lengkap oleh para pelaku. Laporan perangkat desa kemudian memicu penyelidikan hingga terungkap modus sindikat perdagangan bayi tersebut.
Menurut Kapolres Charles, sindikat mendatangi orang tua bayi, terutama dari kalangan kurang mampu, dengan menawarkan penggantian biaya persalinan sebesar Rp6 juta. Bayi yang telah didapat kemudian dijual kembali kepada pemesan di Jakarta dengan harga hingga Rp15 juta.
Petugas juga menyita sejumlah barang bukti, seperti mobil operasional, uang tunai, buku rekening untuk transaksi, serta pakaian bayi.
Para pelaku dijerat dengan pasal 83 jo pasal 76 UU Perlindungan Anak Nomor 23 Tahun 2014, serta pasal 2 UU Tindak Pidana Perdagangan Orang Nomor 21 Tahun 2007. Ancaman hukuman pidana bagi mereka dapat mencapai 15 tahun penjara.
Kasus ini menjadi peringatan keras terhadap praktik kejahatan perdagangan manusia yang menyasar bayi sebagai korban, serta pentingnya peran masyarakat dan aparat desa dalam mencegah kejahatan tersebut. (Yan Kusuma/Mun)
-
NASIONAL16/04/2026 14:00 WIBEnam Hari Jadi Ketua, Ketua Ombudsman RI Ditangkap Kejaksaan
-
RIAU16/04/2026 20:15 WIBPasca Ricuh Panipahan, Kapolda Riau Minta Maaf dan Dorong Pemulihan Kepercayaan Publik
-
PAPUA TENGAH16/04/2026 16:00 WIBAkselerasi Pemberantasan Malaria, PT Petrosea Bagikan Ratusan Kelambu di Kampung Damai
-
RAGAM16/04/2026 13:30 WIBDarurat! Tanah Jawa Turun Hingga 15 Cm per Tahun
-
DUNIA16/04/2026 15:00 WIBIran Ringkus 4 Mata-mata Mossad di Tengah Gencatan Senjata
-
RIAU16/04/2026 16:30 WIBPolda Riau Kukuhkan 23 Duta Anti Narkoba, Kapolda: Panipahan Jadi ‘Wake-Up Call’ Bersama
-
RIAU16/04/2026 20:45 WIBCegah Karhutla, Kapolres Rokan Hulu Turun Langsung Sosialisasi ke Desa
-
NUSANTARA16/04/2026 15:30 WIBHelikopter Rute Melawi-Kubu Raya Lenyap Misterius di Langit Kalbar

















