NUSANTARA
Unair Tembus 200 Besar Dunia Versi QS WUR 2025
AKTUALITAS.ID – Salah satu faktor utama peningkatan peringkat Universitas Airlangga (Unair) Surabaya adalah lonjakan jumlah publikasi ilmiah Unair yang terindeks Scopus.
Unair Surabaya mencatat lompatan signifikan dengan menembus posisi 200 besar dunia dalam pemeringkatan QS World University Rankings (WUR) 2025, naik dari posisi 308 pada tahun sebelumnya.
“Alhamdulillah, ini adalah kado untuk Unair dan juga untuk rektor sebelumnya. Tahun lalu kita berada di peringkat 300-an dunia, dan tahun ini sudah mencapai 200 dunia. Ini merupakan langkah awal dari target saya untuk membawa Unair menembus posisi 200 besar dalam lima tahun ke depan,” ujar Rektor Unair, Prof. Dr. Muhammad Madyan, S.E., M.Si., M.Fin., di Surabaya, Jatim, Kamis (19/6/2025).
Ia menjelaskan capaian tersebut merupakan hasil kerja keras dan dedikasi seluruh civitas academica Unair secara berkelanjutan.
“Saat pertama menjabat pada 2015, jumlah publikasi kami hanya sekitar 150 per tahun. Namun dalam lima tahun terakhir, sudah mencapai 3.200 publikasi per tahun,” ujarnya.
Peningkatan publikasi ini, menurut dia, berpengaruh langsung terhadap reputasi akademik dan peningkatan jumlah guru besar di lingkungan Unair.
“Kami akan terus melakukan evaluasi demi mencapai target reputasi global yang lebih tinggi,” katanya.
Selain dalam QS WUR, Unair juga mencetak prestasi dalam Times Higher Education (THE) Impact Rankings 2025, yaitu pemeringkatan berdasarkan pencapaian kampus terhadap tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).
Dalam kategori ini, Unair menduduki peringkat ke-9 dunia dan menjadi yang terbaik di Indonesia.
Ketua Badan Perencanaan dan Pengembangan (BPP) Unair, Dr. Dian Ekowati, S.E., M.Si., M.AppCom (OrgChg)., Ph.D., mengatakan indikator yang digunakan QS WUR berbeda dengan THE Impact Rankings.
“QS lebih banyak menilai dari sisi akademik, reputasi institusi, hingga publikasi, dengan bobot sekitar 50–60 persen. Sementara THE Impact menilai implementasi nyata kampus terhadap SDGs, yang bahkan harus dapat diakses publik,” katanya.
Ia menambahkan THE Impact mengharuskan pelaporan capaian pada 17 indikator SDGs, sementara QS WUR fokus pada sekitar 9 hingga 10 indikator utama, termasuk academic reputation, citations per faculty, dan international outlook.
“Intinya, semua kembali pada bagaimana Unair memperbaiki dan memperkuat proses bisnis internalnya untuk menjawab tantangan global. Kami optimistis posisi Unair akan terus menguat di tingkat dunia,” ujar Dr. Dian. (Ari Wibowo/goeh)
-
NASIONAL18/07/2026 13:00 WIBDPR Minta Stop Proyek Dapur MBG Sampai Ada Kejelasan
-
NUSANTARA18/07/2026 18:00 WIBDamai Gagal! Adonara Kembali Bersimbah Darah
-
POLITIK18/07/2026 15:00 WIBGaya Komunikasi Agresif dan Defensif, Pengamat: Qodari Tidak Cerminkan Kepala Bakom
-
POLITIK18/07/2026 17:33 WIBKPK Nilai Penyediaan APK oleh Negara Bisa Kurangi Ongkos Politik
-
OTOTEK18/07/2026 12:30 WIBArti Warna Foto Profil WhatsApp Ternyata Bikin Salah Paham
-
NUSANTARA18/07/2026 11:30 WIBHerman Deru dan Gibran Kawal Proyek Raksasa Sumsel
-
FOTO18/07/2026 22:00 WIBFOTO: InJourney dan Pertamina Ajak Masyarakat Dukung MotoGP Mandalika 2026
-
NASIONAL18/07/2026 16:00 WIBMardari Sarankan Natalius Pigai Datangi Aksi Kamisan, Bukan Menunggu Aktivis

















