Connect with us

NUSANTARA

Pemerintah Diduga Lakukan Pembiaran Kawasan Danau Menjer Berubah Jadi Bangunan Komersil

Aktualitas.id -

Tangkap layar video diduga villa yang ada di sekitar tempat wisata Telaga Menjer Garung Wonosobo belum memiliki ijin resmi, Foto: Ist

AKTUALITAS.ID – Keindahan Danau Telaga Menjer di Desa Maron, Kecamatan Garung, Kabupaten Wonosobo, kini terancam kerusakan ekosistem serius. Video udara menggunakan drone yang viral di media sosial pada Selasa (20/1/2026) menampilkan deretan villa komersial yang berdiri di zona resapan air dan sempadan danau, memicu keprihatinan publik.

Kawasan yang semula menjadi zona konservasi kini berubah menjadi area padat bangunan permanen. Hal ini menimbulkan kekhawatiran terhadap stabilitas tanah dan potensi bencana lingkungan di sekitar danau.

Ketua Yayasan Jagat Tunas Bumi (JATUBU), Mantep Abdul Ghoni, menegaskan bahwa sebagian besar pembangunan villa diduga tidak mengantongi izin resmi. “Kawasan yang dulunya dikenal sebagai zona konservasi dan resapan air kini berubah drastis menjadi area padat bangunan permanen. Di baliknya mengintai ancaman serius terhadap kelestarian lingkungan dan stabilitas tanah,” ujar Ghoni, Rabu (21/1/2026).

Pantauan di lapangan menunjukkan kondisi tanah di tebing bawah villa mulai mengalami pengikisan dan longsor, yang berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat di sekitar danau jika tidak segera ditangani.

Masyarakat setempat mempertanyakan fungsi pengawasan Pemerintah Kabupaten Wonosobo, karena pembangunan sekitar 56 villa tampak dibiarkan tanpa tindakan tegas dari dinas terkait. Warga mendesak Kementerian PUPR RI untuk melakukan audit menyeluruh terhadap IMB/PBG dan kajian AMDAL di kawasan tersebut.

“Jika terbukti melanggar, pelaku pembangunan dapat dijerat Pasal 69 dan Pasal 98 UU No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, dengan ancaman pidana maksimal 10 tahun penjara dan denda hingga Rp10 miliar,” tegas perwakilan warga.

Dukungan terhadap penyelamatan Danau Menjer juga datang dari DPP dan DPW Garuda Astacita Nusantara (GAN), yang berkomitmen mengawal Yayasan JATUBU dalam memastikan kasus lingkungan ini ditangani hingga tuntas.

Masyarakat berharap pemerintah pusat maupun daerah tidak menutup mata dan segera mengambil langkah konkret. Penyelamatan ekosistem Danau Telaga Menjer menjadi prioritas penting untuk mencegah kerusakan permanen yang merugikan generasi mendatang. (Mun)

Continue Reading

TRENDING