NUSANTARA
Petrosea Turun Tangan Lawan Malaria di Papua
AKTUALITAS.ID – PT Petrosea Tbk terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung target eliminasi malaria nasional tahun 2030 melalui berbagai program kesehatan di Kabupaten Mimika, Papua Tengah.
Papua hingga kini masih menyumbang sekitar 90 persen kasus malaria nasional, dengan Kabupaten Mimika menjadi salah satu wilayah dengan tingkat penyebaran tertinggi di Indonesia.
Sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemberantasan malaria, Petrosea menggelar rangkaian kegiatan sepanjang April 2026 dalam rangka memperingati Hari Malaria Sedunia yang jatuh pada 25 April.
Mengusung tema global “Driven to End Malaria: Now We Can. Now We Must”, Petrosea bersama pemerintah daerah dan tenaga kesehatan melakukan berbagai aksi pencegahan dan edukasi kepada masyarakat.
Salah satu kegiatan dilakukan pada 16 April 2026 melalui pembagian kelambu kepada warga Kampung Damai, Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika.
Selain membagikan kelambu, tim juga memberikan edukasi mengenai penggunaan yang benar untuk membantu mengurangi risiko penularan malaria.
Kegiatan tersebut melibatkan Unit Pelayanan Terpadu Pengendalian Penyakit Malaria Kabupaten Mimika, Puskesmas Kwamki Narama, serta aparat kampung setempat.
Selanjutnya pada 25 April 2026, Petrosea menggelar skrining malaria melalui metode Mass Blood Survey (MBS), pengobatan langsung bagi warga yang positif malaria, distribusi lotion anti nyamuk, hingga sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Sentra Pendidikan SP 5 Mimika.
Program ini menyasar siswa SD dan SMP, tenaga pendidik, hingga pengurus asrama sebagai langkah deteksi dini dan edukasi kesehatan masyarakat.
Head of Corporate Secretary & Communications PT Petrosea Tbk, Anto Broto, mengatakan pihaknya berkomitmen terus mendukung peningkatan kesehatan masyarakat Papua melalui edukasi dan pencegahan malaria secara berkelanjutan.
“Petrosea berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kesehatan masyarakat Papua melalui upaya pencegahan malaria dan edukasi berkelanjutan. Kami percaya bahwa masyarakat yang sehat merupakan fondasi utama dalam mewujudkan Indonesia Emas,” ujarnya.
Program “Petrosea Peduli Malaria” sendiri telah berjalan sejak 2023 dan mencakup pemeriksaan malaria gratis, fogging, hingga edukasi pemberantasan sarang nyamuk.
Inisiatif tersebut juga sejalan dengan program TEMPO KAS TUNTAS dari Kementerian Kesehatan RI yang bertujuan menurunkan kasus malaria secara signifikan demi mencapai target eliminasi malaria nasional pada 2030.
Melalui kolaborasi berkelanjutan antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat, Petrosea berharap kualitas hidup masyarakat Papua dapat terus meningkat dalam lingkungan yang lebih sehat dan aman dari penyakit menular. (Ahmad/Mun)
-
RAGAM24/06/2026 17:13 WIBDi Tengah Padatnya Aktivitas, Mashudi Benarto dan Elvi Cahyani Rayakan Dua Tahun Cinta dengan Makan Malam Romantis
-
NASIONAL24/06/2026 17:48 WIBKPK Telusuri Setoran PT Blueray Cargo ke BPOM dan Kemendag
-
POLITIK24/06/2026 13:00 WIBPengamat: Wacana 2 Periode Prabowo – Gibran Dinilai Punya Misi Tersembunyi
-
POLITIK24/06/2026 20:00 WIBDPD: Politik Uang dan Hoaks Kian Menggerus Kualitas Demokrasi Indonesia
-
POLITIK24/06/2026 14:00 WIBGerindra Bantah Keras Isu Instruksi Budi Djiwandono Awasi Gibran
-
NUSANTARA24/06/2026 22:00 WIBHerman Deru Sambut Investor China, Proyek PLTA OKU Selatan Ditargetkan Perkuat Ketahanan Listrik Sumsel
-
NUSANTARA24/06/2026 14:30 WIBIbu Asal Aceh dan Bayinya Diduga Disiksa hingga Tewas di Malaysia
-
OTOTEK24/06/2026 19:05 WIBMeta Kembangkan Arena, Aplikasi Pasar Prediksi Mirip Polymarket

















