Connect with us

NUSANTARA

Ratusan KK Terdampak Banjir di Kota Gorontalo

Aktualitas.id -

Ilustrasi banjir, dok: aktualitas.id

AKTUALITAS.ID – Bencana banjir kembali menghantam Kota Gorontalo! Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut memicu meluapnya Kali Serdadu hingga merendam permukiman warga, areal persawahan, dan melumpuhkan aktivitas masyarakat di 10 kelurahan.

Data sementara dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana mencatat sedikitnya 761 kepala keluarga atau sekitar 2.692 jiwa terdampak dalam bencana yang terjadi sejak akhir pekan tersebut. Ratusan rumah warga ikut terendam banjir.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan banjir dipicu tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah Gorontalo pada Sabtu (16/5/2026).

Akibat hujan deras tersebut, saluran Kali Serdadu meluap dan air dengan cepat masuk ke kawasan permukiman penduduk serta lahan pertanian warga.

“Banjir terjadi karena saluran Kali Serdadu meluap setelah hujan deras, kemudian merendam permukiman warga dan areal persawahan,” ujar Abdul Muhari dalam keterangannya, Senin (18/5/2026).

Wilayah terdampak tersebar di dua kecamatan besar di Kota Gorontalo. Di Kecamatan Kota Timur, banjir merendam Kelurahan Heledula Utara, Moodu, Heledula Selatan, Padebuolo, dan Ipilo.

Sementara di Kecamatan Kota Utara, genangan banjir meluas ke Kelurahan Wongkaditi Timur, Wongkaditi Barat, Dembe Jaya, Dembe II, serta Dulomo.

BNPB mencatat sekitar 603 unit rumah terdampak genangan. Selain itu, aktivitas warga terganggu akibat akses lingkungan yang tergenang dan meluasnya limpasan air ke area persawahan.

Hingga kini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Gorontalo masih melakukan pendataan lanjutan terhadap korban dan kerusakan yang ditimbulkan.

“Tim BPBD turun langsung ke lokasi untuk melakukan asesmen kondisi warga dan dampak banjir,” kata Abdul Muhari.

Petugas BPBD juga disebut terus berkoordinasi dengan berbagai instansi guna mempercepat penanganan banjir dan memastikan kondisi warga terdampak tetap terkendali. (Ahmad/Mun)

TRENDING

Exit mobile version