Connect with us

NUSANTARA

Daftar Lengkap Wilayah yang Berpotensi Diterjang Rob

Aktualitas.id -

Ilustrasi banjir, dok: aktualitas.id

AKTUALITAS.ID – Masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir diminta meningkatkan kewaspadaan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir pesisir (rob) yang berpeluang terjadi di berbagai wilayah Indonesia hingga 22 Juli 2026.

Menurut BMKG, potensi banjir rob dipicu oleh kombinasi fenomena bulan perigee dan bulan baru yang diperkirakan terjadi pada 14 Juli 2026. Kondisi astronomi tersebut dapat meningkatkan ketinggian pasang maksimum air laut di sejumlah perairan Indonesia.

Berdasarkan hasil pemantauan tinggi muka air laut (water level) dan prediksi pasang surut, sejumlah wilayah pesisir di berbagai pulau berpotensi terdampak.

Wilayah yang berpotensi mengalami banjir rob meliputi:

Aceh

BACA JUGA  Awas! Cuaca Ekstrem Mengancam Jakarta Minggu 7 Desember 2025

Sumatera Utara

Sumatera Barat

Jambi

Kepulauan Riau

Kepulauan Bangka Belitung

Banten

DKI Jakarta

Jawa Barat

Jawa Tengah

Jawa Timur

Bali

Nusa Tenggara Barat (NTB)

Nusa Tenggara Timur (NTT)

Kalimantan Barat

Kalimantan Tengah

Kalimantan Utara

Sulawesi Utara

Maluku

BMKG mengingatkan bahwa banjir rob dapat mengganggu berbagai aktivitas masyarakat di wilayah pesisir. Dampaknya tidak hanya dirasakan permukiman warga, tetapi juga berpotensi memengaruhi operasional pelabuhan, kegiatan bongkar muat, hingga aktivitas tambak garam dan perikanan darat.

Karena itu, masyarakat yang tinggal maupun beraktivitas di kawasan pantai diminta mengantisipasi kemungkinan terjadinya genangan akibat pasang maksimum air laut selama periode tersebut.

BMKG juga mengimbau masyarakat untuk terus mengikuti perkembangan informasi cuaca maritim dan peringatan dini yang dikeluarkan melalui kanal resmi BMKG agar dapat mengambil langkah antisipasi sesuai kondisi di wilayah masing-masing.

BACA JUGA  BMKG Prakirakan Hujan Ringan di Beberapa Wilayah Jakarta Sabtu Siang

Meski tidak semua wilayah pesisir yang disebutkan akan mengalami dampak dengan tingkat keparahan yang sama, BMKG menekankan bahwa kewaspadaan perlu ditingkatkan selama periode potensi pasang maksimum air laut berlangsung. Warga di daerah rawan rob diharapkan mempersiapkan langkah mitigasi sejak dini guna meminimalkan risiko terhadap aktivitas sehari-hari dan infrastruktur pesisir. (Kusuma/Mun)

TRENDING