Connect with us

NUSANTARA

Gelombang 6 Meter Intai Selat Lombok

Aktualitas.id -

Ilustrasi, foto: Meta AI

AKTUALITAS.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang laut sangat tinggi di wilayah selatan Selat Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Ketinggian gelombang diprakirakan mencapai 4 hingga 6 meter, sehingga berpotensi membahayakan aktivitas pelayaran.

Prakirawan Stasiun Meteorologi NTB, Andre Jersey, mengimbau masyarakat, khususnya nelayan, operator kapal, dan warga yang beraktivitas di kawasan pesisir, agar meningkatkan kewaspadaan.

“Kami imbau masyarakat agar selalu waspada terutama bagi mereka yang beraktivitas di sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi,” kata Andre, Selasa (14/7/2026).

Menurut BMKG, kondisi tersebut dipicu oleh angin permukaan yang bertiup dominan dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan maksimum mencapai 37 kilometer per jam.

BACA JUGA  Prakiraan Cuaca Jabodetabek untuk Minggu, 5 Januari 2025: Simak Detailnya!

Peningkatan kecepatan angin diprakirakan terjadi di sejumlah wilayah perairan, meliputi Selat Lombok bagian utara dan selatan, perairan selatan Pulau Lombok, Selat Alas bagian selatan, perairan utara dan selatan Pulau Sumbawa, hingga Samudra Hindia di sebelah selatan NTB, terutama pada pagi hingga dini hari.

BMKG mengingatkan bahwa gelombang setinggi 4 hingga 6 meter sudah masuk kategori sangat tinggi dan berpotensi membahayakan berbagai jenis kapal, termasuk kapal berukuran besar.

Risiko bagi pelayaran meningkat karena perahu nelayan sudah berpotensi mengalami gangguan ketika kecepatan angin melebihi 15 knot dengan tinggi gelombang di atas 1,25 meter. Kapal tongkang berisiko pada gelombang lebih dari 1,5 meter, sedangkan kapal ferry mulai menghadapi risiko ketika gelombang melampaui 2,5 meter.

BACA JUGA  BMKG Prediksi Hujan Lebat Dipuncak Terjadi Hingga Tiga Hari ke Depan

Untuk kapal kargo maupun kapal pesiar, gelombang di atas 4 meter sudah tergolong berbahaya sehingga diperlukan kewaspadaan ekstra dalam pelayaran.

Selain selatan Selat Lombok, BMKG juga memprakirakan gelombang 2,5 hingga 4 meter berpotensi terjadi di Selat Alas bagian utara dan selatan, perairan selatan Pulau Sumbawa, serta Samudra Hindia di selatan NTB.

Sementara itu, wilayah dengan kondisi laut relatif lebih tenang, dengan tinggi gelombang berkisar 0,5 hingga 1,25 meter, diprakirakan berada di Selat Lombok bagian utara, perairan utara Pulau Sumbawa, Selat Sape bagian utara, dan Selat Sape bagian selatan.

Untuk kondisi cuaca secara umum, BMKG memprakirakan wilayah NTB mengalami cuaca cerah hingga berawan, dengan suhu udara berkisar 19 hingga 33 derajat Celsius dan kelembapan antara 40 hingga 98 persen.

BACA JUGA  BMKG: Hujan Berintensitas Ringan hingga Lebat di Sejumlah Kota Besar di Indonesia

BMKG mengimbau masyarakat agar terus memantau pembaruan informasi cuaca dan gelombang laut sebelum melakukan aktivitas di perairan. Peringatan ini terutama ditujukan bagi nelayan, operator transportasi laut, serta masyarakat pesisir agar dapat mengantisipasi risiko yang ditimbulkan oleh kondisi laut yang sedang tidak bersahabat. (Kusuma/Mun)

TRENDING