Connect with us

NUSANTARA

Kelompok Bersenjata Diduga Sandera 9 Perempuan di Jila Papua Tengah

Aktualitas.id -

Ilustrasi, foto: aktualitas.id - ai

AKTUALITAS.ID – Kabar mencekam kembali berembus dari pedalaman Papua Tengah. Sebanyak sembilan warga sipil yang seluruhnya merupakan perempuan diduga menjadi korban penyanderaan oleh kelompok bersenjata di Distrik Jila, Kabupaten Mimika.

Isu panas ini langsung menggegerkan publik dan memaksa Kepolisian Resor (Polres) Mimika bergerak cepat menerjunkan tim untuk menyisir kebenaran di lapangan.

Kapolres Mimika, AKBP I Komang Budiartha, membenarkan adanya laporan yang masuk melalui personel Polsek Jila dari warga setempat. Namun, hingga saat ini aparat keamanan masih berpacu dengan waktu untuk memvalidasi fakta di balik kabar misterius tersebut.

“Laporan masyarakat memang mengarah ke sana. Namun sampai detik ini, belum ada satu pun saksi mata yang datang memberikan kesaksian langsung atau membeberkan daftar nama korban,” tegas Komang di Timika, Rabu (19/8/2026).

BACA JUGA  Razia Kapal KM Sirimau di Pelabuhan Poumako, Polisi Sita 280 Liter Miras Sopi

Dugaan aksi penyanderaan ini diperkirakan terjadi pada Selasa (18/8/2026). Isu menyebarnya informasi mengenai sembilan perempuan yang tertangkap di wilayah konflik ini memicu kekhawatiran besar akan keselamatan para korban.

Meskipun demikian, kepolisian menolak berspekulasi lebih jauh sebelum menemukan saksi kunci dan bukti fisik di lokasi kejadian.

“Kami tidak ingin berasumsi. Fokus utama kami saat ini adalah menggali identitas warga serta melacak keberadaan mereka yang diisukan menjadi korban,” tambahnya.

Proses pembuktian dugaan kejahatan ini bukan perkara mudah. Distrik Jila dikenal sebagai salah satu wilayah paling terisolasi di kawasan pegunungan Mimika.

Akses menuju lokasi yang sangat terbatas hanya bisa ditembus menggunakan pesawat berbadan kecil—menjadi benteng alam yang menyulitkan aparat untuk melakukan verifikasi cepat. Kondisi geografis yang ekstrem ini kerap dimanfaatkan oleh kelompok bersenjata untuk bersembunyi dan menyebarkan teror. (Ahmad/Mun)

BACA JUGA  Warga Mimika Laporkan Temuan 129 Amunisi Aktif, Dandim Apresiasi Kesadaran Masyarakat

TRENDING