FOTO
FOTO: Peluncuran Aurowave Audio Profesional
AKTUALITAS.ID – Brand Manager Aurowave Indonesia Richie Effendy bersama Founder dan CEO V2 Indonesia Rudi Hidayat saat peluncuran brand audio profesional Aurowave di Jakarta, Kamis 26 Februari 2026.
V2 Indonesia resmi memperkenalkan aurowave, merek audio profesional terbaru yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan sistem audio profesional, komersial, dan instalasi AV modern. Mengusung desain fleksibel, performa tinggi, serta sistem yang terintegrasi, aurowave hadir sebagai pilihan baru di industri audio nasional dan siap bersaing di pasar Asia Pasifik.
Sebagai anak perusahaan dari V2 Indonesia, aurowave dikembangkan untuk menjawab kebutuhan ruang dan aktivitas masa kini—mulai dari ruang rapat, auditorium, venue hiburan, restoran, sports club, hingga butik dan ruang publik. Brand ini menghadirkan berbagai lini speaker profesional seperti LA1 (Line Array Speaker), PS3 dan PS7S (Portable Live Speaker), AS80 (Multi-Purpose Point Source Speaker), serta CS1 (Coaxial Speaker) yang mengutamakan kualitas suara, kemudahan instalasi, dan desain yang ramah pengguna.
Peluncuran aurowave menjadi bagian dari langkah strategis V2 Indonesia dalam memperluas ekosistem bisnisnya di bidang teknologi audio visual, elektronik, dan sistem terintegrasi, sekaligus memperkuat posisinya sebagai perusahaan teknologi lokal yang adaptif terhadap perkembangan industri. AKTUALITAS.ID/ Dede Kurniawan
-
JABODETABEK03/08/2026 06:30 WIBSIM Keliling Jakarta Senin 3 Agustus 2026 Resmi Dibuka
-
POLITIK03/08/2026 06:00 WIBJokowi: Target PSI Jauh Lebih Besar dari Kursi DPR
-
POLITIK03/08/2026 13:00 WIBBahlil Tegaskan Golkar Tak Akan Jadi Oposisi
-
RAGAM03/08/2026 08:30 WIBBMKG Peringatkan Ancaman DBD Meningkat saat Curah Hujan Tinggi
-
JABODETABEK03/08/2026 05:30 WIBBMKG: Sore hingga Malam Jakarta Diguyur Hujan Ringan
-
JABODETABEK03/08/2026 08:15 WIBBlackout Massal Hantam Jaksel, Jakbar hingga Tangerang
-
DUNIA03/08/2026 08:00 WIBIran: Kami Tak Pernah Minta Serangan Ditunda
-
POLITIK03/08/2026 07:00 WIBFahri Minta Peradilan Etika Jadi Benteng Antikorupsi

















