POLITIK
Hanya 65 Persen Masyarakat yang Tau Pelaksanaan Pemilu 2019
AKTUALITAS.ID – Hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA pada 25 Februari 2019 menunjukkan bahwa angka golput akan meningkat pada Pemilu 2019 dibanding Pemilu sebelumnya. Pemilih yang mengetahui pelaksanaan pilpres akan dilaksanakan pada bulan April 2019 hanya sebesar 65,2 persen. Peneliti LSI Denny JA Ikrama Masloman mengetakan, prediksi naiknya angka golput itu berdasarkan hasil […]
AKTUALITAS.ID – Hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA pada 25 Februari 2019 menunjukkan bahwa angka golput akan meningkat pada Pemilu 2019 dibanding Pemilu sebelumnya. Pemilih yang mengetahui pelaksanaan pilpres akan dilaksanakan pada bulan April 2019 hanya sebesar 65,2 persen.
Peneliti LSI Denny JA Ikrama Masloman mengetakan, prediksi naiknya angka golput itu berdasarkan hasil survei LSI yang dilakukan akhir Februari lalu.
“Saya prediksi minimnya pengetahuan masyarakat akan informasi waktu pelaksanaan pencoblosan sangat mempengaruhi besar-kecilnya golput,” ujar Ikrama dalam konferensi pers di kantor LSI, Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (19/3/2019).
Jika ditotal secara populasi, hanya 49,4 persen dari pemilih Indonesia yang terinformasi dan menjawab dengan benar bahwa pelaksanaan pilpres dan pileg dilangsungkan pada tanggal 17 April 2019.
Minimnya informasi masyarakat akan hari pencoblosan menjadi salah satu alasan meningkatnya angka golput. Selain itu menguatnya sentimen politik identitas dan hoaks diprediksi semakin menambah angka golput dalam Pilpres 2019.
“Pemilih jenuh akan polarisasi yang terjadi, sehingga kecenderungan golput semakin tinggi,” kata Ikrama.
Penelitian ini menggunakan metode multistage random sampling, dengan melibatkan 1.200 responden. Proses pengumpulan data dilakukan dengan wawancara tatap muka dan menggunakan kuesioner.
Adapun, margin of error dalam penelitian ini lebih kurang 2,9 persen. Peneliti menggunakan dana corporate social responsibility (CSR) internal dalam penelitian. Sementara sumber dana tersebut berasal dari keuntungan jasa konsultan yang dilakukan di bidang politik [Yogo]
-
NASIONAL23/10/2026 07:00 WIBTNI Janji Tindak Lanjut Surat KPK Soal Korupsi BNPB
-
NUSANTARA23/10/2026 08:30 WIBRelawan Karhutla Meninggal Usai Keluhkan Sakit Dada
-
JABODETABEK23/10/2026 05:30 WIBBMKG: Hujan Ringan Mengintai 4 Wilayah Jakarta
-
OPINI23/10/2026 12:50 WIB73 Tahun KPU Menjaga Marwah Demokrasi
-
JABODETABEK23/10/2026 07:30 WIBBocah 5 Tahun Ditemukan Tewas di Kolam Lele Bogor
-
NASIONAL23/10/2026 16:00 WIBSenator ProDem Sebut Luhut Cederai Semangat Prabowo Berantas Korupsi
-
POLITIK23/10/2026 06:00 WIBHasto: Legitimasi Gibran Runtuh Gara-Gara Putusan MK
-
RAGAM23/10/2026 23:00 WIBPemanasan Global Tinggalkan Jejak Mengejutkan di Laut

















