POLITIK
Demokrat Bantah PDIP Soal AHY
AKTUALITAS.ID – Ketegangan politik antara Partai Demokrat dan PDIP kembali memanas. Tudingan Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus yang menyebut Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menghasut terkait posisi PDIP di luar pemerintahan langsung dibantah keras oleh Partai Demokrat.
Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Herman Khaeron menegaskan tidak ada satu pun pernyataan AHY yang dapat dikategorikan sebagai hasutan. Menurutnya, pesan yang disampaikan Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan itu justru merupakan ajakan untuk menjaga persatuan nasional di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian.
“Tak ada kalimat Mas AHY yang menghasut. Yang disampaikan justru ajakan untuk mengedepankan kepentingan bangsa dan negara,” tegas Herman, Rabu (24/6/2026).
Herman menilai polemik ini muncul karena adanya penafsiran berlebihan terhadap pernyataan AHY. Ia mengingatkan bahwa Demokrat pernah berada di luar pemerintahan dan tetap menjalankan fungsi kontrol tanpa menciptakan kegaduhan politik.
Menurutnya, Indonesia saat ini menghadapi tekanan ekonomi dan geopolitik global yang tidak ringan sehingga yang dibutuhkan adalah stabilitas politik, bukan saling serang antarelite.
“Ajakan untuk bersatu dan menjaga suasana yang kondusif tentu merupakan hal positif bagi bangsa dan negara,” ujarnya.
Pernyataan Herman merupakan respons langsung atas kritik tajam Deddy Sitorus yang meminta AHY tidak menghasut terkait posisi PDIP sebagai partai oposisi.
Deddy sebelumnya mengeluhkan bahwa PDIP kerap dijadikan sasaran tudingan setiap kali muncul gelombang kritik atau demonstrasi terhadap pemerintah. Ia bahkan menyinggung berbagai tuduhan yang diarahkan kepada kader PDIP, termasuk dugaan bahwa tokoh partai tersebut berada di balik aksi-aksi demonstrasi.
Dalam pernyataannya, Deddy secara terbuka menyebut AHY dan meminta mantan perwira TNI itu tidak ikut memperkeruh suasana politik nasional.
“Nah, sekarang sama saja. Dituduh-tuduh Andi Widjajanto. Bahkan seorang menko seperti AHY ngomong, ya jangan menghasut,” kata Deddy.
Pernyataan itu sontak memicu babak baru adu narasi antara dua partai yang memiliki sejarah rivalitas politik panjang. Di satu sisi, PDIP merasa terus dijadikan kambing hitam atas berbagai dinamika politik di luar pemerintahan. Namun di sisi lain, Demokrat menilai pesan AHY justru bertujuan menjaga stabilitas nasional dan mendorong semua kekuatan politik untuk mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan kelompok.
Perseteruan ini pun memperlihatkan bahwa suhu politik nasional menjelang berbagai agenda strategis pemerintahan masih jauh dari kata dingin. Adu tafsir atas pernyataan elite kini kembali membuka ruang ketegangan baru antara PDIP dan Demokrat yang berpotensi memanaskan panggung politik nasional. (Bowo/Mun)
-
NUSANTARA09/08/2026 07:00 WIBBromo Membara, Tiket Wisata Bisa Refund
-
DUNIA09/08/2026 09:00 WIBKorea Selatan Dipanggang Gelombang Panas 37 Derajat
-
DUNIA09/08/2026 12:00 WIBKanada Deportasi WN India Terbanyak dalam Sejarah
-
NASIONAL09/08/2026 06:00 WIBDPR Buka Jalan Hukum bagi Orang Tua Korban MBG
-
NASIONAL09/08/2026 10:00 WIBMenteri LH Janji Indonesia Bebas Plastik Setahun
-
OASE09/08/2026 05:00 WIBAlquran Jadi Obat Segala Penyakit
-
NASIONAL09/08/2026 09:00 WIBEddy Soeparno: Sidang Tahunan MPR 2026 Tanpa Baju Adat
-
NUSANTARA09/08/2026 11:00 WIBLava Gunug Merapi Meluncur 1,9 KM

















