RAGAM
Waspada! Inilah Risiko dan Bahaya Naik Pesawat Bagi Ibu Hamil
AKTUALITAS.ID – Bagi ibu hamil, perjalanan udara seringkali menjadi pilihan transportasi yang cepat dan nyaman. Namun, terbang di ketinggian ternyata dapat menimbulkan tantangan tersendiri bagi kesehatan ibu dan janin. Meskipun secara umum penerbangan dianggap aman, ada beberapa risiko yang perlu diwaspadai. Berikut ini beberapa risiko yang dikutip dari WebMD:
1. Risiko Gumpalan Darah (Trombosis)
Selama kehamilan, tubuh mengalami perubahan signifikan dalam aliran dan tekanan darah. Kondisi ini meningkatkan risiko terbentuknya gumpalan darah. Penerbangan jarak jauh dapat memperburuk risiko ini karena mobilitas yang terbatas dan kelembapan rendah di kabin. Untuk mengurangi risiko trombosis, penting bagi ibu hamil untuk sering bergerak, menghindari pakaian ketat, dan memakai stoking kompresi.
2. Perubahan Tekanan Darah dan Denyut Jantung
Kehamilan menyebabkan peningkatan tekanan darah dan denyut jantung. Meski biasanya tidak berbahaya, perjalanan jarak jauh dapat memperparah kondisi ini. Ibu hamil disarankan menjalani pemeriksaan rutin sebelum terbang, menjaga pola makan, berolahraga ringan, dan mengelola stres.
3. Paparan Radiasi
Meskipun terbang sesekali tidak menimbulkan risiko paparan radiasi yang signifikan, seringnya terbang bisa meningkatkan risiko ini. Bagi ibu hamil yang sering bepergian, seperti awak kabin atau pelancong bisnis, penting untuk memantau total waktu terbang dan memilih rute penerbangan dengan ketinggian lebih rendah guna membatasi paparan radiasi.
4. Tromboemboli Vena
Tromboemboli vena adalah pembentukan bekuan darah di dalam vena, yang berisiko lebih tinggi terjadi pada ibu hamil, terutama saat penerbangan jarak jauh. Untuk mencegah kondisi ini, disarankan agar ibu hamil tetap terhidrasi dan beraktivitas, seperti berjalan-jalan kecil selama penerbangan.
Maka dapat disimpulkan, bahwa ibu hamil yang berencana naik pesawat, memahami risiko dan cara mencegahnya adalah langkah penting untuk menjaga kesehatan. Sebelum bepergian, sebaiknya konsultasi dengan dokter agar perjalanan udara tetap aman dan nyaman. (NAUFAL/RAFI)
-
DUNIA02/05/2026 12:00 WIBSenator AS Ungkap Trump Rancang Serangan ke Iran
-
RIAU02/05/2026 16:00 WIBSindikat Narkoba Lintas Negara Dibekuk di Meranti, Polda Riau Sita 27 Kg Sabu
-
PAPUA TENGAH02/05/2026 16:30 WIBYan Mandenas dan Kapolda PPT Pantau Pendistribusian dan Cek Kesiapan Stok Beras di Bulog KC Timika
-
EKBIS02/05/2026 17:30 WIBBeri Dampak Sosial-Ekonomi, Danantara Evaluasi Beragam Peluang
-
JABODETABEK02/05/2026 05:30 WIBCuaca Hari Ini: Jakarta Berawan dan Hujan Bergantian
-
NASIONAL02/05/2026 06:00 WIBDPR: Negara Tak Berhak Tentukan Aktivis HAM
-
POLITIK02/05/2026 10:00 WIBPKS: Usulan Yusril Soal Threshold Masuk Akal
-
PAPUA TENGAH02/05/2026 23:00 WIBAntusiasme Tinggi Warnai Upacara Hardiknas di SD Naena Kekwa Bersama Satgas TMMD Kodim 1710/Mimika