Connect with us

RAGAM

Bahaya Es Teh Manis Saat Buka Puasa

Aktualitas.id -

Ilustrasi, Dok: aktualitas.id

AKTUALITAS.ID – Es teh manis kerap menjadi pilihan favorit masyarakat saat berbuka puasa. Rasanya yang segar memang mampu mengembalikan energi setelah seharian berpuasa. Namun, pakar gizi mengingatkan agar konsumsi minuman manis tidak berlebihan karena dapat memicu berbagai masalah kesehatan, termasuk risiko penyakit jantung.

Profesor Ilmu Gizi Pangan IPB University, Budi Setiawan, menjelaskan bahwa masyarakat cenderung mencari makanan dan minuman manis saat berbuka untuk mengembalikan kadar gula darah yang menurun. Meski demikian, batas konsumsi gula harian sebaiknya tidak lebih dari 50 gram atau sekitar empat sendok makan.

“Kelebihan gula bisa meningkatkan risiko karies gigi, obesitas, hingga lonjakan trigliserida yang berbahaya bagi penderita jantung dan diabetes,” ujarnya, Senin (23/2/2026).

Selain itu, minuman manis berlebihan juga dapat memicu gangguan pencernaan akibat peningkatan asam lambung. Sebagai alternatif, Budi menyarankan konsumsi air kelapa muda, jus buah tanpa tambahan gula, atau kurma secukupnya (1 – 3 butir) untuk berbuka.

Guru Besar Gizi Masyarakat IPB University, Ahmad Sulaeman, menambahkan bahwa kombinasi kurma dan tempe bisa menjadi pilihan menu sehat selama Ramadan. Kurma kaya kalori dan serat, sementara tempe tinggi protein nabati yang membantu rasa kenyang lebih lama. Kombinasi keduanya dinilai mampu menjaga energi sekaligus menyeimbangkan asupan gizi.

“Kurma dan tempe bisa diolah menjadi smoothie, salad, atau sandwich untuk variasi menu sahur dan berbuka. Tempe bahkan lebih aman untuk penderita diabetes karena rendah karbohidrat dan memiliki indeks glikemik rendah,” jelas Ahmad.

Dengan menjaga pola makan seimbang dan membatasi konsumsi minuman manis, masyarakat dapat menjalani ibadah puasa dengan lebih sehat dan terhindar dari risiko penyakit jantung maupun diabetes. (Firmansyah/Mun)

TRENDING