Connect with us

RAGAM

10 Tanda Diabetes Bisa Muncul di Kulit

Aktualitas.id -

Ilustrasi, foto: aktualitas.id -ai

AKTUALITAS.ID – Diabetes kerap juluki sebagai silent killer karena merusak organ tubuh secara perlahan tanpa disadari. Namun, tubuh sebenarnya sering mengirimkan sinyal bahayasalah satunya lewat perubahan pada kulit. Tingginya kadar gula darah yang tak terkontrol memicu neuropati (kerusakan sistem saraf) dan memburuknya sirkulasi darah, yang berdampak langsung pada kondisi dermatologis pengidapnya.

Berdasarkan data medis, gatal kronis yang sering dianggap sepele kerap menjadi pintu awal polineuropati diabetik. Selain rasa gatal, terdapat 10 indikasi fisik pada kulit yang wajib diwaspadai sebagai alarm lonjakan gula darah:

Bercak Gelap Menghitam (Acanthosis Nigricans): Area lipatan leher, ketiak, atau selangkangan yang menebal dan menghitam menyerupai beludru. Kondisi ini kerap menjadi penanda utama fase pradiabetes.

BACA JUGA  Kendalikan Gula Darah Pasca Lebaran untuk Kesehatan Optimal

Bintik Kering Kaki (Dermopati Diabetik): Munculnya garis atau bintik kecokelatan yang biasa menyerang area paha hingga kaki bagian bawah.

Benjolan Beruntus (Eruptive Xanthomatosis): Benjolan padat menyerupai jerawat yang dapat berubah menjadi bercak membengkak berwarna kuning atau kecokelatan.

Luka Terbuka (Ulkus Diabetik): Goresan kecil pada kaki yang amat sulit sembuh akibat gangguan regenerasi sel dan buruknya sirkulasi darah. Jika dibiarkan, kondisi ini berisiko fatal.

Ruam Cincin (Granuloma Annulare): Ruam kemerahan yang membentuk pola melingkar di area tangan dan kaki yang bisa hilang-timbul.

Kulit Melepuh Spontan: Lepuhan mirip luka bakar yang mendadak muncul di area tangan, kaki, atau lengan bawah tanpa sebab yang jelas.

BACA JUGA  Indonesia Masuk Peringkat 5 Dunia dengan Jumlah Penderita Diabetes Terbanyak

Penebalan Kulit: Permukaan kulit—terutama di punggung tangan dan lengan—terasa mengeras, kencang, dan licin bagaikan lilin.

Infeksi Berulang: Kulit gampang bersisik, bengkak, dan gatal akibat serangan bakteri atau jamur yang tumbuh subur di lingkungan darah tinggi gula.

Benjolan Lipatan Tubuh: Tumbuhnya benjolan mikro di area lekukan siku, paha, hingga belakang lutut.

Gatal dan Kering Kronis: Dehidrasi sel yang memicu rasa gatal hebat secara berkelanjutan.

Mengenali perubahan tekstur dan warna kulit sejak dini menjadi kunci vital pencegahan komplikasi diabetes yang lebih berat. Jika menemukan tanda-tanda tersebut, pemeriksaan kadar gula darah secara berkala sangat disarankan sebelum kerusakan saraf berlanjut. (Firman/Mun)

TRENDING