EKBIS
Rupiah Dibuka Melemah di Pasar Spot, Sentimen Eksternal dan Domestik Jadi Pemicu
AKTUALITAS.ID – Mata uang rupiah pagi ini dibuka melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di pasar spot setelah sehari sebelumnya ditutup melemah.
Mengutip Bloomberg, Kamis (27/2/2025), rupiah di pasar spot terpangkas 17 poin atau turun 0,10% ke level Rp 16.398 per dolar AS pada pukul 09.03 WIB.
Pada penutupan perdagangan Rabu (26/2/2025) rupiah spot ditutup di posisi Rp 16.381 per dolar AS, melemah 0,06% dari sehari sebelumnya.
Dan Pergerakan rupiah di Jisdor Bank Indonesia (BI) juga turun 0,43% secara harian ke posisi Rp 16.387 per dolar AS.
Sebelumnya Pengamat Mata Uang, Ariston Tjendra bilang, pelemahan rupiah tidak terlepas dari sentimen kebijakan tarif Presiden AS Donald Trump yang memberikan dampak negatif untuk pertumbuhan ekonomi.
Efeknya dapat dilihat dari merosotnya tingkat kepercayaan konsumen AS maupun di dalam negeri.
“Selain itu, peluncuran Danantara juga mungkin menjadi isu negatif ke pasar, karena belum jelas implementasi ke depan,” tutur Ariston kemarin.
Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong mencermati, rupiah gagal memanfaatkan pelemahan dolar AS. Ia menilai pergerakan rupiah akan berkonsolidasi dengan kecenderungan melemah terbatas pada Kamis (27/2/2025).
Dengan mempertimbangkan faktor eksternal dan risk off di pasar ekuitas domestik, Lukman memproyeksi rupiah akan tertekan di rentang Rp 16.300 sampai Rp 16.400 per dolar AS.
Ariston juga menilai, pergerakan rupiah secara keseluruhan masih dalam tekanan. Ia memproyeksi, rupiah pada perdagangan Kamis (27/2/2025) di kisaran Rp 16.400–Rp 16.430 per dolar AS. (Mun/Ari Wibowo)
-
POLITIK28/07/2026 13:00 WIBBawaslu Catat 409 Tim Mahasiswa Siap Bongkar Masalah Pemilu
-
RAGAM28/07/2026 16:30 WIBNama Bung Hatta Diabadikan untuk Spesies Baru Jadi Begonia hattae
-
RIAU29/07/2026 00:01 WIBPolisi Tahan Tengku Fauzi dalam Dugaan Kasus Korupsi Anggaran Satpol PP
-
OLAHRAGA28/07/2026 17:00 WIBTimnas Indonesia Menang 5-1, Herdman Tetap Tetap akan Evaluasi Pemain
-
EKBIS28/07/2026 16:00 WIBIndonesia-Australia Kembangkan Dadahup Jadi Model Pertanian Rawa Modern
-
RIAU28/07/2026 23:00 WIBBupati Kasmarni Raih Penghargaan pada Milad ke-51 MUI Bengkalis
-
POLITIK28/07/2026 13:31 WIBGuru Besar UB: “Londo Ireng” Prabowo Kritik Mentalitas Kolonial, Bukan Ras
-
DUNIA28/07/2026 20:30 WIBKim Yo Jong: ASEAN Jangan Jadi Alat Kepentingan AS

















