POLITIK
Pemilu Nasional-Lokal Dipisah? Pakar Usul Skema ‘Liga Bola’ untuk Partai Politik
AKTUALITAS.ID – Pusat Kajian Politik Universitas Indonesia (Puskapol UI) mengusulkan pemisahan pemilihan umum (Pemilu) tingkat nasional dan lokal. Usulan ini muncul sebagai evaluasi terhadap pelaksanaan Pemilu serentak 2019 dan 2024 yang dinilai belum mencapai tujuan utamanya.
Peneliti Puskapol UI, Delia Wildianti, mengungkapkan bahwa Pemilu serentak tidak efektif dalam meningkatkan literasi pemilih dan justru memicu praktik politik uang. Ia merekomendasikan agar DPR mempertimbangkan solusi alternatif dengan mengacu pada putusan MK No 55/PUU-XVII/2019, yaitu memisahkan Pemilu nasional (Presiden, DPR, DPD) dan Pemilu lokal (Gubernur, Bupati/Walikota, DPRD Provinsi/Kabupaten/Kota).
“Jadi kalau kita berharap Pemilu serentak itu bisa meningkatkan sistem presidensil bisa lebih efektif, tidak kompleks justru dengan pemisahan nasional dan lokal ini bisa mencapai tujuan yang diharapkan dari Pemilu serentak sebenarnya karena putusan MK nomor 55 ini juga memberikan banyak varian yaitu tetap konstitusional,” kata Delia dalam RDPU dengan Komisi II DPR, Rabu (5/3/2025).
Selain usulan pemisahan Pemilu, founder Sindikasi Pemilu dan Demokrasi, Dian Permata, mengusulkan penerapan sistem berjenjang dalam keikutsertaan partai politik dalam Pemilu. Ia mengibaratkan sistem ini dengan degradasi dan promosi dalam liga sepak bola.
“Saya mengusulkan ada pemberlakuan parlemen threshold di daerah, kayak main bola, kan ada liga-liganya, jadi semangatnya kita tidak membatasi orang hak politiknya untuk bikin organisasi, tapi dia harus berjuang dari bawah,” kata Dian.
Dengan sistem ini, partai baru harus memulai dari tingkat kabupaten/kota dan naik ke tingkat yang lebih tinggi jika memenuhi syarat. Partai yang tidak lolos di tingkat nasional harus turun ke tingkat provinsi. Usulan ini bertujuan untuk memperkuat kelembagaan partai politik dan menghindari fenomena partai “ganti baju” setelah gagal dalam Pemilu. (Mun/Ari Wibowo)
-
POLITIK14/02/2026 06:00 WIBPRIMA Apresiasi Stimulus Ekonomi Pemerintah Jelang Ramadan 2026
-
PAPUA TENGAH14/02/2026 16:50 WIB5 Pelajar Pelaku Perampokan Kios di Mimika Ditangkap Tim BABAT
-
JABODETABEK14/02/2026 10:30 WIBKurir Narkoba di Cakung Diciduk, Polisi Amankan Ratusan Gram Sabu
-
POLITIK14/02/2026 14:00 WIBGolkar Tegaskan Tak Ada Perbedaan Tajam Bahlil dan Purbaya soal Lifting Migas
-
PAPUA TENGAH14/02/2026 19:15 WIBPerpanjangan Masa Jabatan, 133 Kepala Kampung di Mimika Bakal Dievaluasi
-
JABODETABEK14/02/2026 05:30 WIBBMKG: Jabodetabek Waspada Hujan dan Petir Sabtu 14 Februari 2026
-
NUSANTARA14/02/2026 11:30 WIBLiburan Berujung Duka, Pria Asal China Ditemukan Tak Bernyawa di Nusa Dua Bali
-
NASIONAL14/02/2026 13:00 WIBMensos Desak Wali Kota Denpasar Cabut Pernyataan soal Penonaktifan PBI BPJS

















