NASIONAL
Gebrak Energi Nasional: RI akan Miliki Kilang Minyak Terbesar di Asia Tenggara?
AKTUALITAS.ID – Pemerintah Indonesia mengambil langkah besar dalam sektor energi dengan rencana pembangunan kilang minyak raksasa berkapasitas 1 juta barel per hari (bph). Rencana ini diungkapkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, usai rapat terbatas dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Senin (10/3/2025).
Pembangunan kilang minyak ini akan dilakukan di beberapa lokasi strategis, yaitu di Jawa, Sulawesi, Maluku, dan Papua, sebagai upaya pemerataan pembangunan. Selain itu, pemerintah juga akan membangun fasilitas penyimpanan minyak (oil storage) dengan kapasitas yang sama, 1 juta bph.
Langkah ini diambil untuk mengurangi ketergantungan Indonesia pada impor minyak dan memperkuat kemandirian energi nasional. Selain kilang minyak, pemerintah juga akan mempercepat pembangunan pabrik gasifikasi batu bara menjadi Dimethyl Ether (DME) sebagai pengganti LPG. Proyek DME ini akan dikerjakan dengan modal dalam negeri, dengan nilai investasi diperkirakan mencapai US$ 11 miliar.
Pemerintah juga akan terus mendorong hilirisasi komoditas lainnya seperti bauksit, nikel, timah, dan pasir kuarsa. Pasir kuarsa akan diolah menjadi panel surya, menjadikannya mineral kritikal dengan potensi keunggulan komparatif bagi Indonesia. (Mun/Yan Kusuma)
-
Berita13/09/2026 23:00 WIBPolres Metro Jakarta Pusat Ungkap Peredaran 5,2 Kilogram Sabu di Cengkareng
-
DUNIA14/09/2026 00:00 WIBHouthi Kuasai Bab al-Mandeb, Dunia Panik
-
DUNIA13/09/2026 21:00 WIBPresiden Iran Siap Lawan AS-Israel
-
JABODETABEK13/09/2026 20:00 WIBBibir Robek! Pemotor Wanita Mengaku Dipukul Ojol Usai Tabrakan di Depok
-
EKBIS13/09/2026 19:00 WIBPerbedaan Angka Kemiskinan Indonesia Versi BPS dan Bank Dunia
-
JABODETABEK13/09/2026 22:00 WIBAnak Tengah Pembunuh Sekeluarga Divonis Seumur Hidup
-
NASIONAL14/09/2026 06:00 WIBSepekan Laut Membisu, Jakarta Gelar Panggung Doa untuk 5 Jurnalis Hilang
-
EKBIS14/09/2026 11:45 WIBPemerintah Ketok Palu Tarif Listrik PLN 14–20 September 2026

















