JABODETABEK
PPKS Meningkat di Awal 2025, Sudinsos Jaksel Jaring 219 Orang dalam Tiga Bulan
AKTUALITAS.ID – Suku Dinas Sosial (Sudinsos) Jakarta Selatan menjaring sebanyak 219 Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) selama periode Januari hingga Maret 2025. Jumlah ini menunjukkan peningkatan signifikan dibanding bulan-bulan sebelumnya, terutama pada Maret yang mencapai 119 orang.
“Kami telah menjaring 219 PPKS pada awal 2025,” ujar Kepala Sudinsos Jakarta Selatan, Bernard Tambunan, saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (9/4/2025).
Berdasarkan data rekapitulasi penjangkauan, kelompok PPKS yang paling banyak terjaring terdiri dari:
- Gelandangan: 36 orang
- Orang terlantar: 35 orang
- Non PPKS: 33 orang
- Anak jalanan: 31 orang
- Lansia terlantar: 21 orang
Bernard menjelaskan bahwa kategori PPKS mencakup berbagai kelompok rentan sosial, termasuk pengemis, pemulung, waria, tuna susila, serta korban penyalahgunaan narkotika.
Operasi penjangkauan dilakukan oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) Sudinsos Jakarta Selatan yang berpatroli di sejumlah titik rawan seperti Fatmawati dan CSW, Kebayoran Baru, pada pagi, siang, dan malam hari. Seluruh PPKS yang terjaring langsung dibawa ke panti sosial untuk mendapatkan pembinaan.
“Di panti sosial, mereka diberikan layanan kesehatan, bimbingan sosial, serta pelatihan keterampilan untuk mendukung kemandirian mereka ke depan,” tambah Bernard.
Selain penjangkauan langsung, pihak Sudinsos juga menerima laporan dari masyarakat terkait keberadaan PPKS yang dianggap mengganggu ketertiban umum.
Penurunan Jumlah PPKS di Tahun 2024
Sebagai perbandingan, sepanjang tahun 2024, Sudinsos Jakarta Selatan berhasil menjaring 820 PPKS, mengalami penurunan dibanding tahun 2023 yang mencatat angka 1.255 orang.
Penurunan tersebut dinilai sebagai hasil positif dari pembinaan dan upaya penjangkauan berkelanjutan yang dilakukan oleh pemerintah kota.
Sudinsos Jakarta Selatan menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan solusi jangka panjang dalam menangani persoalan sosial di ibu kota, terutama dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan manusiawi bagi seluruh warga. (ARI WIBOWO/DIN)
-
OLAHRAGA23/06/2026 03:00 WIBInggris vs Ghana: Misi Lolos Grup L Piala Dunia 2026
-
NASIONAL23/06/2026 08:30 WIBKetua BEM FH UBK Ngaku Terima Rp 20 Juta dari Oknum Polisi Jelang Demo
-
NUSANTARA22/06/2026 23:30 WIBHerman Deru Paparkan Pertanggungjawaban APBD 2025, Tegaskan Komitmen Maksimalkan Kesejahteraan Masyarakat
-
NASIONAL22/06/2026 22:25 WIBLHKPN Naik Drastis, GERTAK Desak Kejagung Usut Lonjakan Harta Zita Anjani
-
JABODETABEK22/06/2026 23:00 WIBEastJakFest 2026 Jadi Motor Ketahanan Pangan dan UMKM di Jakarta Timur
-
OLAHRAGA23/06/2026 04:33 WIBJadwal Piala Dunia 2026: Pekan Sengit Penentu Kelolosan
-
POLITIK23/06/2026 16:15 WIBRoy Suryo dan Dokter Tifa Dapat Penagguhan, Analis Sebut Jokowi Tertekan
-
DUNIA23/06/2026 00:01 WIB
Myanmar Tutup Ribuan Akun dan Nonaktifkan Ratusan Ribu SIM Terkait Judol

















