POLITIK
Komisi II DPR: Jangan Jadikan PSU Pilkada Proyek Cari Untung
AKTUALITAS.ID – Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Zulfikar Arse Sadikin, angkat bicara soal kembali digugatnya hasil Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada 2024 ke Mahkamah Konstitusi (MK). Ia mengingatkan, PSU bukanlah proyek yang bisa dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi atau kelompok.
“Sudah diberi kesempatan oleh MK untuk PSU, sudah dilaksanakan. Kalau sudah ada putusan, apapun hasilnya ya harus diterima. MK juga harus tegas,” tegas Zulfikar saat ditemui di Gedung Bawaslu RI, Jakarta, Selasa (15/4/2025).
Ia menyoroti adanya kecenderungan sebagian pihak menjadikan PSU sebagai peluang mencari keuntungan. “Jangan jadikan ini proyek. Kalau semua berpikir proyek, ya senang lah PSU terus-menerus,” kritiknya.
Lebih lanjut, Zulfikar menilai keadilan dalam pemilu sangat sulit dicapai secara sempurna. “Kalau bicara keadilan 100 persen, ya itu hanya bisa terjadi di akhirat. Di dunia ini tidak mungkin,” ujarnya dengan nada reflektif.
Sebagai solusi, ia mendorong adanya komitmen tertulis berupa pakta integritas antara peserta pilkada dan penyelenggara pemilu. “Komitmen bersama, menang-kalah harus siap diterima. Bisa nggak itu dibuat sebelum kontestasi? Biar PSU nggak terus-menerus,” jelasnya.
Zulfikar juga mengusulkan agar PSU hanya dilakukan satu kali, sebagai bentuk kejelasan hukum dan penghentian polemik. “Kalaupun mau PSU, sekali saja PSU. Jangan jadi drama berseri,” pungkasnya. (Mun/Ari Wibowo)
-
NASIONAL10/08/2026 11:00 WIBSertifikat Pramuka Garuda Tak Bikin Lolos Polri Tanpa Tes
-
POLITIK10/08/2026 06:00 WIBSurvei IPO: Teddy Indra Wijaya Masuk 3 Besar Menteri Terbaik
-
EKBIS10/08/2026 09:30 WIBIHSG Awal Pekan Dibuka Melesat ke Level 6.440,308 Saham Kompak Hijau
-
OASE10/08/2026 05:00 WIBAl-Qur’an Ungkap Gunung Akan Hancur di Hari Kiamat
-
JABODETABEK10/08/2026 06:30 WIBSIM Keliling Jakarta Senin Hadir di 5 Wilayah
-
NUSANTARA10/08/2026 07:30 WIBKarhutla Palangka Raya Hanguskan Rumah Warga
-
POLITIK10/08/2026 09:00 WIBPDIP: Gaji Kepala Daerah Belum Saatnya Naik
-
EKBIS10/08/2026 10:00 WIBRupiah Jadi Mata Uang Terkuat di Asia

















