Berita
Wacana 3 Periode Jabatan Presiden Hanya Buang Waktu Saja
“Wacana ini menurut saya hanya buang-buang waktu
AKTUALITAS.ID – Pengamat politik dan pemerintahan Universitas Gadjah Mada, Dr Mada Sukmajati menilai wacana penambahan masa jabatan presiden menjadi tiga periode terkesan tidak serius karena dilontarkan secara tiba-tiba tanpa disertai dengan alasan dan kajian yang matang.
“Wacana ini menurut saya hanya buang-buang waktu saja karena hanya dilempar begitu saja tanpa ada kajian yang matang sebelumnya, termasuk alasannya mengapa diperpanjang (periode jabatan presiden),” kata Mada Sukmajati di Yogyakarta, Selasa (26/11).
Menurut Mada, narasi mengenai penambahan jabatan presiden tidak perlu dimunculkan dalam amendemen UUD NRI Tahun 1945 karena masih banyak hal yang lebih urgen dan relevan untuk dibahas dalam rangka mematangkan demokrasi di Indonesia.
“Jangankan substansi wacananya, bahkan ketika wacana itu diembuskan sebetulnya sudah tidak relevan,” kata Mada seperti dikutip Antara.
Ia menyebutkan semangat reformasi, antara lain terus memperdalam demokrasi. Namun, penambahan periode jabatan presiden itu justru mendangkalkan demokrasi dan menyimpang dari semangat reformasi yang sebelumnya telah membatasi dua periode guna menghindari potensi penyalahgunaan kekuasaan.
-
NASIONAL13/06/2026 14:00 WIBSukarno Bongkar Paham Anarkisme 1932
-
OTOTEK13/06/2026 14:30 WIBAplikasi Buatan Israel Diam Diam Dipakai Warga RI
-
JABODETABEK13/06/2026 13:30 WIBWaspada, Monas & Bundaran HI Akan Padam Total Malam Ini!
-
OTOTEK13/06/2026 12:30 WIBGila! AI Google Kini Bisa Ramal Gerakan Pemain Bola
-
RAGAM13/06/2026 16:35 WIBMain Drum Bareng Vol. 6 Digelar Besok, Puluhan Drummer akan Bermain Serempak
-
NASIONAL13/06/2026 13:00 WIB
Kejagung Sebut Ada Dua Modus Besar di Balik Skandal MBG
-
DUNIA13/06/2026 15:00 WIBTeheran Siap Kembali Perang Jika Washington “Berulah”
-
NASIONAL13/06/2026 19:30 WIBWamen LH Dorong Teknologi Hijau Perkuat Program Prioritas Presiden
















