POLITIK
Ketua Majelis Kehormatan PPP Ingatkan Pentingnya Harmoni Jelang Muktamar 2025
AKTUALITAS.ID – Ketua Majelis Kehormatan DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), KH Zarkasih Nur, mengingatkan agar pelaksanaan Muktamar X PPP yang dijadwalkan pada September 2025 berjalan lancar tanpa memicu perpecahan. Ia menyerukan agar seluruh elemen partai menyambut muktamar dengan suasana gembira, optimis, dan penuh kekeluargaan.
Dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (9/6/2025), KH Zarkasih Nur menegaskan pelaksanaan muktamar harus mengikuti garis besar AD/ART dan menyerahkan sepenuhnya kepada DPP untuk mengelola prosesnya. Ia juga meyakini pengurus DPW dan DPC telah menyiapkan konsep dan calon pemimpin yang sesuai dengan semangat kepartaian dan kebijaksanaan.
Muktamar ini menjadi forum tertinggi PPP untuk memilih ketua umum baru periode berikutnya, dengan sejumlah nama yang menguat jelang acara. Di antaranya, dari kalangan internal seperti Ketua dan Sekretaris DPW dan DPC, serta dari unsur eksternal seperti eks KSAD Dudung Abdurachman, Mensos Gus Ipul, Mentan Andi Amran Sulaiman, dan mantan Mendag Agus Suparmanto.
KH Zarkasih Nur menegaskan pentingnya menjaga kekompakan dan semangat kekeluargaan demi kemajuan partai. Ia berharap proses pemilihan berjalan transparan dan penuh kekeluargaan, sehingga PPP tetap solid dan mampu bersaing di kancah politik nasional. (Ari Wibowo/Mun)
-
NASIONAL22/08/2026 11:00 WIBDPR Ultimatum Saudi Soal Dana Haji Rp66 Miliar
-
NASIONAL22/08/2026 09:00 WIBDaniel Johan: Karhutla Kalimantan Harus Jadi Bencana Nasional
-
NASIONAL22/08/2026 10:00 WIBBNN Ungkap Kapal Narkoba Berganti Nama Berkali-kali
-
POLITIK22/08/2026 06:00 WIBEddy Soeparno: Legislator Muda Didorong Ubah Wajah Parlemen
-
NASIONAL22/08/2026 13:00 WIBKaltim Membara, Hotspot Tembus 9.861
-
RIAU22/08/2026 21:10 WIBMenteri LH Cek Karhutla Kampar, Kapolda Riau Paparkan Dashboard Green Policing
-
NASIONAL22/08/2026 17:00 WIBKPK Temukan Dokumen “Hitung-hitungan” Kursi Unsoed
-
RIAU22/08/2026 21:45 WIBWarga Rangsang Keluhkan Listrik Sering Padam, PLN Diminta Berikan Solusi Permanen

















