NASIONAL
TNI Terbangkan Ratusan WNI dari Tengah Konflik Iran-Israel via Azerbaijan
AKTUALITAS.ID – Di tengah tensi konflik yang terus meningkat di kawasan Timur Tengah, Tentara Nasional Indonesia (TNI) menunjukkan komitmennya dalam melindungi segenap warga negara. Sebanyak 115 WNI dari Iran dan 11 WNI dari Israel berhasil dievakuasi melalui operasi kemanusiaan yang terencana matang, dengan Baku, Azerbaijan, dipilih sebagai jalur transit yang aman.
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto telah menggarisbawahi tindakan ini merupakan perintah langsung untuk memastikan keselamatan WNI di luar negeri, sejalan dengan amanat undang-undang. Hal ini ditegaskan kembali oleh Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Kristomei Sianturi di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, pada Kamis (19/6/2025).
“Melindungi WNI di manapun mereka berada adalah prioritas utama. TNI siap siaga melaksanakan tugas mulia ini dengan penuh tanggung jawab,” ujar Mayjen Kristomei.
Data dari Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) mencatat ada 578 WNI di Iran dan Israel. Setelah melalui proses pendataan, 126 di antaranya menyatakan kesediaannya untuk dievakuasi, mayoritas merupakan pelajar dan mahasiswa yang berada di wilayah rawan konflik.
Tim khusus Crisis Response Team (CRT) yang berjumlah 34 personel gabungan TNI akan diterbangkan pada Jumat (20/6/2025) menuju Baku, Azerbaijan. Perjalanan diperkirakan memakan waktu sekitar 30 jam. Di ibu kota Azerbaijan tersebut, para WNI akan menjalani transit selama dua malam sebelum akhirnya melanjutkan penerbangan kembali ke Indonesia menggunakan pesawat komersial pada Minggu (22/6/2025).
Sementara itu, evakuasi WNI dari Israel akan dilakukan melalui Amman, Yordania, sebelum kemudian diterbangkan ke Baku untuk bergabung dengan kelompok WNI lainnya. Langkah ini menunjukkan sinergi kuat antar berbagai instansi pemerintah, baik di dalam maupun luar negeri, demi menjamin keamanan dan keselamatan seluruh WNI yang terdampak konflik.
TNI menegaskan operasi ini adalah wujud nyata dari peran TNI sebagai garda terdepan dalam melindungi kepentingan nasional dan warga negara, bahkan di tengah gejolak konflik internasional. (Ari Wibowo/Mun)
-
PAPUA TENGAH31/05/2026 17:00 WIBFreeport Lepas 11.000 Bibit Baramundi dan Kepiting di Pesisir Mimika
-
NASIONAL31/05/2026 14:00 WIBPancasila Lahir di Tengah Perdebatan Panas BPUPKI
-
NUSANTARA31/05/2026 11:30 WIBPerwira Mayor TNI AL Ngamuk Hajar Kanit Polisi Sampai Pingsan di Jalanan
-
RIAU31/05/2026 12:30 WIBPolda Riau Sita 9 Bungkus Besar Narkotika di Perbatasan Pekanbaru – Pelalawan
-
DUNIA31/05/2026 12:00 WIBParlemen Ghana Sahkan Hukuman Berat untuk LGBTQ
-
NASIONAL31/05/2026 11:00 WIBMUI Bantah Pernyataan Bahlil Soal Kurban Wajib
-
NASIONAL31/05/2026 16:00 WIBMantan Menhan Jenderal (Purn) Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia
-
OLAHRAGA31/05/2026 16:30 WIBParis Saint Germain Juarai Liga Champions

















