JABODETABEK
Dukcapil DKI Ungkap Penipuan Bermodus Aktivasi IKD, Waspada!
AKTUALITAS.ID – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan proses aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD). Kepala Disdukcapil DKI Jakarta, Denny Wahyu Haryanto, menegaskan bahwa proses aktivasi IKD hanya dilakukan secara langsung atau tatap muka oleh petugas resmi.
“Penipuan berkedok aktivasi IKD ini marak terjadi, bahkan menargetkan bukan hanya masyarakat umum, tetapi juga pejabat internal kami,” ujar Denny saat ditemui di Jakarta, Kamis (7/8/2025).
Denny mengungkapkan, salah satu pejabat kepala bidang di lingkungan Dukcapil DKI sempat dihubungi oleh seseorang yang mengaku sebagai staf Humas kecamatan. Beruntung, penipuan tersebut dapat segera diidentifikasi.
Merespons fenomena ini, Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri telah menerbitkan surat edaran pada 5 Juni 2025 yang menegaskan bahwa tidak boleh ada komunikasi pribadi melalui telepon, SMS, atau WhatsApp dalam proses aktivasi IKD.
“Proses aktivasi hanya dilakukan secara langsung, baik di kantor Dukcapil maupun dalam program jemput bola yang menggandeng pengurus RT/RW setempat,” jelas Denny. Ia menekankan pentingnya langkah ini untuk melindungi data pribadi masyarakat dari ancaman kejahatan siber.
Modus penipuan ini juga menyasar kalangan pejabat publik. Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Nuchbatillah, mengungkapkan bahwa dirinya sempat menjadi target pada 2 Agustus lalu.
“Saya mendapat enam panggilan tak terjawab. Saat saya angkat, orang itu mengaku dari layanan Dukcapil Terpadu Jakarta Pusat. Tapi ketika saya tanyakan nama Kasudinnya, jawabannya salah. Saat itu saya langsung tahu ini penipuan,” katanya.
Nuchbatillah mendesak agar Dinas Dukcapil meningkatkan upaya sosialisasi secara masif agar masyarakat tidak menjadi korban penipuan serupa.
Sebagai upaya perlindungan, masyarakat diimbau untuk tidak memberikan data pribadi kepada pihak yang mengaku dari Dukcapil tanpa pertemuan langsung. Jika ragu, warga diminta mengonfirmasi langsung ke kantor Dukcapil terdekat atau melalui kanal resmi pemerintah.
“Pastikan semua proses dilakukan secara resmi dan langsung. Jangan mudah percaya pada panggilan atau pesan yang mengaku dari Dukcapil,” tutup Denny. (ARI WIBOWO/DIN)
-
NASIONAL18/10/2026 06:00 WIBAsap Karhutla Meluas, Eddy Soeparno Dorong AI untuk Memburu Titik Api
-
JABODETABEK18/10/2026 05:30 WIBBMKG: 6 Wilayah Jakarta Cerah Membara Minggu Ini
-
NASIONAL18/10/2026 04:30 WIBSenator ProDem Desak Prabowo Bentuk Satgas Khusus Usut Dugaan Karhutla
-
DUNIA18/10/2026 00:00 WIBHouthi Serang Istana Presiden Yaman
-
NASIONAL18/10/2026 00:04 WIBMensos: Karya Jurnalistik Jadi Inspirasi Pengembangan Sekolah Rakyat
-
NASIONAL18/10/2026 13:00 WIBProDem Desak RUU Masyarakat Adat Segera Disahkan
-
RIAU18/10/2026 10:30 WIBDPRD Bengkalis Tekankan Pendidikan Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat
-
NUSANTARA18/10/2026 06:30 WIBLima Kawasan Gunung di Jatim Terbakar

















