EKBIS
KAMMI Puji Kebijakan HPP Mentan Amran, Dinilai Nyata Berpihak kepada Petani
AKTUALITAS.ID – Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) mengapresiasi langkah tegas Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dalam mengimplementasikan kebijakan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah. Kebijakan tersebut dinilai sebagai bentuk keberpihakan nyata pemerintah terhadap petani dan upaya memperkuat ketahanan pangan nasional.
Ketua Bidang Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Pengurus Pusat KAMMI, Aulia Furqon, menyebut penetapan HPP sebagai kebijakan fundamental yang mampu menjaga semangat petani di tengah fluktuasi harga pasar.
“Satu-satunya menteri yang berani memperjuangkan harga yang layak untuk petani, untuk seluruh jenis beras, itu cuma Pak Menteri hari ini, Pak Amran. Kalau kita melihat kesejahteraan petani dengan harga yang ditetapkan hari ini, jelas ada peningkatan kesejahteraan yang ikut terangkat,” ujar Furqon dalam LIP Podcast di Polbangtan Malang, Jawa Timur, Jumat (26/12/2025).
Ia menegaskan, kebijakan HPP tidak dapat dipisahkan dari langkah strategis Kementerian Pertanian lainnya, khususnya keputusan untuk tidak melakukan impor beras. Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi fondasi awal dalam menata kembali tata kelola pangan nasional.
“Kita sudah tidak impor. Dengan momen tidak impor ini, stok di gudang seharusnya bisa didistribusikan secara maksimal. Menurut saya, dua langkah ini adalah langkah berani Menteri Pertanian dalam memerangi harga-harga pasar beras,” ungkapnya.
Furqon menilai, kebijakan pangan membutuhkan waktu dan kesinambungan untuk menunjukkan hasil optimal. Ia menekankan bahwa dampak kebijakan tidak bisa diukur secara instan, melainkan harus dilihat hingga akhir periode kepemimpinan.
“Satu tahun memang belum cukup. Tapi penetapan harga dan kebijakan tidak impor ini sudah menjadi starting point yang baik. Tanpa dua langkah ini, akan sangat berat memerangi harga di pasar,” ujarnya.
Selain itu, ia menyoroti pentingnya pembenahan rantai distribusi pangan agar kebijakan HPP dapat berdampak langsung pada harga di tingkat konsumen tanpa mengorbankan kesejahteraan petani.
“Distribusi kita masih panjang. Ini yang ke depan perlu menjadi perhatian, dan kami berharap rencana strategis Kementerian Pertanian bisa mengukur sampai ke sana,” kata Furqon.
Dalam konteks dukungan terhadap kebijakan pemerintah, KAMMI menegaskan posisinya sebagai mitra kritis yang siap beriringan ketika kebijakan berpihak kepada rakyat, khususnya petani.
Furqon menilai, langkah-langkah berani yang telah diambil Mentan Andi Amran Sulaiman merupakan fondasi penting dalam reformasi pangan nasional dan perlu dikawal bersama oleh seluruh elemen bangsa.
“Kami bukan berarti mutlak harus selalu membersamai, tetapi ketika kebijakan itu baik dan berpihak kepada petani, maka kami beriringan,” tegasnya. (Yan Kusuma)
-
RAGAM13/05/2026 13:30 WIBHantavirus Bisa Bikin Gagal Napas Akut
-
POLITIK12/05/2026 21:30 WIBEnam Poin Krusial Hasil Forum Strategis Papua: Dari Revisi PMK hingga Sekretariat Bersama
-
JABODETABEK13/05/2026 05:30 WIBBMKG Prediksi Jakarta Diguyur Hujan Rabu Ini
-
NUSANTARA13/05/2026 00:01 WIBSejumlah Senjata dan Puluhan Butir Amunisi Berhasil Diamankan Tim Patroli Pengintaian Koops TNI Habema
-
EKBIS12/05/2026 23:30 WIBPertamina: MT Balongan Jadi Kunci Penguatan Distribusi Energi
-
NASIONAL13/05/2026 06:00 WIBKetua DPR RI Puan Perintahkan Investigasi Pembubaran Nobar Pesta Babi
-
POLITIK13/05/2026 13:00 WIBRevisi UU Pemilu Diperingatkan Jangan Jadi Alat Konsolidasi Kekuasaan
-
JABODETABEK13/05/2026 07:30 WIBPolda Metro Buka SIM Keliling di 5 Titik Jakarta

















