EKBIS
IHSG Terpuruk di Awal Februari 2026, Sentimen Negatif Memuncak
AKTUALITAS.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan pagi ini, Selasa (3/2/2026). Tekanan jual masih membayangi pasar saham domestik, melanjutkan tren negatif sejak awal Februari 2026.
Berdasarkan data RTI, IHSG dibuka di posisi 7.888,771, lalu langsung tertekan hingga anjlok 47,614 poin atau 0,60 persen ke level 7.875,116 pada pukul 09.25 WIB. Bahkan, indeks sempat menyentuh level terendah di 7.712,348.
Meski IHSG melemah, pergerakan saham terpantau cukup berimbang. Sebanyak 326 saham menguat, sementara 263 saham melemah, dan 127 saham stagnan.
Dari sisi transaksi, nilai perdagangan tercatat mencapai Rp6,496 triliun dengan volume saham yang diperdagangkan sebanyak 13,048 miliar saham. Adapun kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) berada di level Rp14.153,423 triliun.
Riset harian Korea Investment & Sekuritas Indonesia (KISI) menyebutkan bahwa IHSG masih berpotensi tertekan hingga sesi siang. Tekanan dipicu oleh meningkatnya sentimen negatif global, termasuk mundurnya pejabat tinggi bursa serta isu potensi shutdown pemerintahan Amerika Serikat, yang memicu aksi jual panik oleh investor asing.
Dalam riset tersebut, IHSG disebut sempat terperosok mendekati 5 persen ke kisaran level 7.922, seiring derasnya arus keluar modal asing dari pasar saham regional, termasuk Indonesia.
Dari sektor komoditas, harga minyak mentah dunia mengalami penurunan. Pelemahan ini dipicu oleh meredanya risiko geopolitik setelah muncul sinyal pembicaraan antara Amerika Serikat dan Iran, yang menurunkan kekhawatiran gangguan pasokan global serta mengikis premi risiko minyak.
Pada rentang perdagangan pagi, IHSG bergerak di kisaran level terendah 7.872,57 dan tertinggi 7.919,67. Tercatat 329 saham menguat, 212 saham melemah, dan 145 saham stagnan.
Sementara itu, total volume transaksi mencapai 2,97 miliar saham dengan nilai perdagangan sekitar Rp1,8 triliun. Frekuensi transaksi tercatat sebanyak 181.607 kali.
IHSG tercatat masih melanjutkan tren pelemahan sejak awal Februari 2026. Pada hari pertama perdagangan bulan ini, IHSG terjun bebas dan ditutup di level 7.922,73, anjlok 406,87 poin atau 4,88 persen setelah seharian bergerak di zona merah.
Pelaku pasar kini mencermati perkembangan sentimen global dan domestik, termasuk arah kebijakan ekonomi global serta stabilitas politik internasional, yang masih berpotensi memengaruhi pergerakan IHSG dalam waktu dekat. (Firmansyah/Mun)
-
NASIONAL25/07/2026 18:00 WIBKuasa Hukum Don Ritto Nilai Kejagung Prematur Kaitkan Uang dan Emas dengan Febrie Adriansyah
-
NASIONAL25/07/2026 09:00 WIBImigrasi: WNA Dilarang Jadi Ketua Acara di Indonesia
-
EKBIS25/07/2026 10:30 WIBHarga Emas Antam Resmi Naik Rp7.000
-
NASIONAL25/07/2026 10:00 WIBAJI Tagih Permintaan Maaf Prabowo soal Wartawan ‘Londo Ireng’
-
EKBIS25/07/2026 09:30 WIBKabar Baik! BBM Nonsubsidi Masih Lebih Murah Bulan Ini
-
JABODETABEK25/07/2026 05:30 WIBBMKG: Suhu Jakarta Tembus 34 Derajat
-
OASE25/07/2026 05:00 WIBAl-Qur’an Bongkar Batas Kemampuan Mata dan Telinga Manusia
-
JABODETABEK25/07/2026 11:30 WIBBakar Sampah Sembarangan, Mobil dan Warung di Tangerang Hangus Jadi Arang

















